Minggu, 21 Desember 2014
Surya

Penetrasi Telkom di Madura Terkendala Vandalisme

Senin, 23 September 2013 18:31 WIB

SURYA Online, SURABAYA – Aksi vandalisme menjadi kendala serius bagi upaya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk atau Telkom dalam melakukan penetrasi di pulau Madura. Pencurian kabel tembaga jaringan Telkom yang dilakukan oleh oknum-oknum tak bertanggunjawab, telah menyebabkan layanan terhadap pelanggan kerap terputus.

Hal ini seperti disebutkan Kepala Kantor Daerah Telekomunikasi (Kakandatel) Telkom Pamekasan, Sukardiman. Menurutnya, dalam sebulan setidaknya ditemukan puluhan kasus pencurian kabel. Bahkan di bulan ini saja, sudah 67 kasus pencurian yang dilaporkan telah terjadi.

“Padahal potensi pelanggan di Pamekasan cukup besar. Saat ini penetrasi internet masih sekitar 10 persen,” ujar Sukardiman belum lama ini.

Selain di Pamekasan, hal serupa juga terjadi di Bangkalan. Kakandatel Bangkalan, Amat Riyanto bilang, di wilayahnya rata-rata terjadi delapan kasus pencurian kabel tembaga dalam sepekan. Yang menjadi sasaran pencuri, kebanyakan adalah kabel udara dan kabel yang melintang di bawah jembatan antar desa.

“Meski kami melakukan penggantian, tetapi tak lama setelah itu hilang lagi,” kata Amat.

Menghadapi kendala seperti itu,Deputy Executve General Manager Divisi Telkom Timur, Bagyo Nugroho menyebutkan bahwa untuk daerah-daerah yang rawan kasus pencurian kabel, akan dikembangkan jaringan nirkabel berbasis radio IP (Internet Protocol).

Telkom juga gencar menggelar jaringan kabel fiber optic atau serat optik sebagai backbone jaringan Telkom yang akan dipakai untuk jaringan telepon, internet, serta Telkomsel. Saat ini, gelaran jaringan fiber optic telah ada di Pantai Utara, Pantai Selatan, hingga jalur tengah yang menghubungkan Sampang dengan Ketapang.

Selain itu, Telkom juga mulai menyentuh Madura dalam program Digital Society. Pamekasan, menjadi kota pertama di pulau garam tersebut yang secara digital terhubung melalui program tersebut.

“Telkom telah menyiapkan rencana jangka panjang dengan menghubungkan seluruh kota dan kabupaten di Indonesia dalam konsep Indonesia Digital Society. Tak hanya menyediakan jaringan akses broadband yang handal, konten aplikasi yang ada di jaringan peta lebar juga telah didesain Telkom sesuai segmen pengguna dan bidang masing-masing,” pungkasnya.

Penulis: Eben Haezer Panca
Editor: Satwika Rumeksa

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas