Berita Tulungagung

STIKES Tiga Tahun Tak Bayar Sewa

sejumlah PNS yang diperbantukan di kampus itu sebetulnya sudah memasuki masa pensiun namun masih tetap mengajar di STIKES

STIKES Tiga Tahun Tak Bayar Sewa
surya/yul
BELUM BAYAR - Gerbang Kampus STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung berdiri megah dan sejak 2010 diswastakan, Rabu (4/8/2013).

SURYA Online, TULUNGAGUNG - Sekolah Tinggi Kesehatan (STIKES) Hutama Abdi Husada Tulungagung belum membayar uang sewa tanah aset milik Pemkab Tulungagung selama hampir 3 tahun, sejak 2010.

"Memang belum, tetapi kami akan melakukan pembahasan terkait masalah itu," kata Kepala DPPKAD Pemkab Tulungagung, Hendri Setiawan, Rabu (4/9/2013).

Ia menyadari, STIKES yang didirikan Pemkab Tulungagung dan diswastakan sejak 2010, merupakan lembaga pendidikan yang penting bagi warga Tulungagung. Itu sebabnya, Hendri tidak gegabah dalam menyikapi masalah ini sehingga belum bisa menaksir harga sewa yang tepat.

Kepala Dinas Kesehatan Gatot D Purwanto mengaku, tidak tahu status pengelolaan STIKES saat ini. Dia hanya tahu ada 18 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diperbantukan mengajar di kampus itu.

Catatan Surya, sejumlah PNS yang diperbantukan di kampus itu sebetulnya sudah memasuki masa pensiun namun masih tetap mengajar di STIKES karena masa pensiun sebagai dosen lebih lama. Mereka juga tetap menerima gaji rutin hingga setahun lebih dan belakangan diminta mengembalikan oleh Pemkab Tulungagung.

Pembantu Rektor I STIKES Yitno mengaku, tidak mengetahui riwayat pendirian kampusnya hingga diswastakan. Ia juga mengaku tidak mengetahui adanya biaya sewa tanah karena urusannya hanya soal mendidik mahasiswa.

Penulis: Yuli
Editor: Wahjoe Harjanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved