• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 19 April 2014
Surya

Waspadai Penipuan Via Broadcast BlackBerry

Sabtu, 24 Agustus 2013 18:37 WIB
Waspadai Penipuan Via Broadcast BlackBerry
surya/m taufik
Djen Djen, pelaku penipuan via broadcast BlackBerry di sela menjalani pemeriksaan di Polsek Dukuh Pakis, Sabtu (24/8/2013).

SURYA Online, SURABAYA – Tjiong Ket Djen alias Djen Djen (35) warga Jl Jagalan VII Surabaya diringkus polisi karena melakukan penipuan via Broadcast BlackBerry (BB).

”Yang menjadi korban adalah Novi Tanjung, perempuan 30 tahun yang tinggal di Dukuh Kupang,” ungkap Kapolsek Dukuh Pakis Kompol Rakidi, Sabtu (24/8/2013).

Pelaku menipu korban terkait jual beli tiket pesawat. Mulanya, pelaku mengirim broadcast lewat BB, kemudian korban yang mendapat kiriman itu merasa tertarik dan memesan tiket ke pelaku.

“Namun, setelah uang ditransfer, tiketnya tak kunjung ada. Akhirnya, korban melapor dan pelaku berhasil kita tangkap saat berada di rumahnya,” sambung Rakidi.

Di sela menjalani pemeriksaan penyidik, lajang 35 tahun yang baru saja keluar dari pekerjaannya sebagai marketing di perusahaan tekstil di Jl Bongkaran Surabaya itu mengakui semua perbuatan yang telah dilakukannya.

Namun, pria ini merasa tidak sepenuhnya bersalah. Sebab, dirinya juga merasa telah menjadi korban penipuan serupa dari pihak lain.

“Awalnya, saya menerima broadcast berisi tentang penjualan tiket pesawat Lion Air jurusan Surabaya-Bali dengan harga murah. Kemudian, pesan itu saya sebarkan lagi lewat broadcast di BB saya,” kelitnya.  

Ternyata, Novi Tanjung tertarik dan sepakat dengan harga Rp 2,8 juta, lalu mengirimkannya ke rekening Djen Djen.

“Setelah itu, saya pesankan tiket ke Herlin, orang yang sebelumnya mengirimi saya broadcast. Katanya, tiket tersedia dan kami janjian ketemuan di Delta Plaza,” jawab pria Tionghoa ini.

Saat bertemu Herlin, Djen Djen mengaku menyerahkan uang Rp 1 juta dan Herlin berjanji akan mengambilkan tiketnya.

“Saya disuruh menunggu di Excelso. Tetapi, sampai lama dia tak kunjung muncul,” kisahnya.

Saat Djen Djen berusaha menghubungi Herlin kembali, dia diminta untuk mengirim uangnya lewat rekening.

Di sisi lain, Novi Tanjung juga berusaha menagih tiket seperti yang dijanjikan oleh Djen Djen.

Namun, pria ini malah sulit ditemui. Termasuk dihubungi lewat ponselnya juga tidak menjawab. Sampai akhirnya, diapun dilaporkan dan ditangkap polisi.

Penulis: M Taufik
Editor: Titis Jati Permata
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
711862 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas