Senin, 22 Desember 2014
Surya

Sekjen PBB : Selidiki Senjata Kimia Suriah

Jumat, 23 Agustus 2013 08:41 WIB

Sekjen PBB : Selidiki Senjata Kimia Suriah
ap
Ratusan warga di kota Kfar Nebel, Provinsi Idlib, Suriah, melakukan demontrasi anti pemerintahan Bashar al-Assad

SURYA Online, NEW YORK - Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon mengatakan dugaan penggunaan senjata kimia di dekat ibukota Suriah "harus diselidiki segera tanpa penundaan".

“Dia mengirim utusan PBB untuk pelucutan senjata Angela Kane ke Damaskus untuk mendesak penyelidikan,” ujar juru bicara Ban Ki-moon, Eduardo del Buey, Kamis (23/8/2013) waktu setempat.

Aktivis mengatakan ratusan terbunuh dalam serangan di Ghouta yang masuk dalam wilayah Damaskus.

PBB telah meminta pemerintah Suriah untuk mengizinkan penyidik senjata dari PBB -yang sudah berada di negara itu- untuk melakukan penyelidikan terhadap serangan terbaru ini.

Namun pemerintah, yang membantah tuduhan tersebut, belum memberikan indikasi untuk menyetujui permintaan ini.

Penyidik yang datang ke kota itu pada Minggu (18/8/2013) hanya memiliki mandat untuk memeriksa tiga wilayah lainnya yang dituduh menggunakan serangan kimia.

Padahal, lokasi mereka tinggal hanya berjarak 15 kilometer dari lokasi terjadinya serangan terbaru.

Pemeriksaan terhadap tiga wilayah itu termasuk kota di bagian utara Khan al-Assal, lokasi serangan yang diduga menggunakan senjata kimia dan menewaskan 26 orang pada Maret lalu.

Pemerintah Suriah mendeskripsikan tuduhan terbaru sebagai tuduhan yang "tidak logis dan dibuat-buat".

Tentara Suriah mengatakan pasukan oposisi membuat klaim palsu itu untuk mengalihkan isu dari kekalahan besar yang baru mereka alami. (BBC)

Editor: Titis Jati Permata

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas