• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 24 Oktober 2014
Surya

Warga Pernah Sarankan Karjono Agar Tak Menginap di Warung

Kamis, 22 Agustus 2013 16:13 WIB
Warga Pernah Sarankan Karjono Agar Tak Menginap di Warung
surya/adrianus adhi
OLAH TKP - Polisi menggelar olah tempat kejadian perkara di warung milik Karjono di hutan Dusun Krawak, Desa Guwoterus, Kecamatan Montong, Tuban, Kamis dini hari.

SURYA Online, TUBAN - Warung Karjono (51) di tengah hutan Dusun Krawak, Desa Guwoterus, Kecamatan Montong, Tuban rupanya menjadi perbincangan warga, sebab warung itu sangat rawan kejahatan karena jauh dari pemukiman penduduk.

Sekedar diketahui, warung Karjono itu berada di kawasan hutan lindung milik KPH Parengan, Tuban.

Pemandangan di lokasi warung juga sangat bagus. Selain rindangnya hutan, disana juga terdapat tempat wisata air terjun Nglirip yang berjarak 500 kilometer dari warung.

Karena itu tidaklah mengherankan jika warung milik warga asal Lamongan itu akan selalu ramai dikunjungi pada siang harinya.

Suparjo (39), warga Dusun Krawak mengatakan pengunjung warung Karjono biasanya anak muda.

Selain itu, orang-orang yang hendak sembahyang biasanya akan singgah karena mushola yang paling dekat dengan tempat wisata air terjun Nglirip berada di warung Karjono.

"Kalau siang hari disini pasti ramai, tapi kalau malam di sini sepi dan penerangan sangat minim," kata Suparjo, Kamis (22/8/2013) dini hari.

Karena alasan itulah warga menyarankan Karjono untuk tidak tinggal atau tidur di lokasi warung jika malam hari.

Meski begitu, Karjono tak menuruti saran tersebut. Ia memilih tinggal disana sejak lima tahun silam hingga kini bersama istrinya, Sarti (49).

Seperti berita sebelumnya, Karjono diserang tiga pria misterius ketika membuka pintu warungnya yang telah tutup. Akibat serangan itu, warga asal Lamongan ini dianiaya hingga mengalami luka robek sabetan pedang di kepala, tangan dan kaki sebelah kiri.

Sarti (49), istri korban yang berada dalam warung dan mengetahui penyerangan itu langsung kabur. Ia kemudian melaporkan kasus ini ke Polsek Montong dengan bantuan warga.

Sedangkan Karjono, pemilik warung tersebut memilih kabur masuk ke hutan dengan tiga luka di tubuh. Nyawanya kemudian tertolong oleh seorang penjaga hutan yang sedang memeriksa hutan lindung di sana.

Penulis: Adrianus Adhi
Editor: Heru Pramono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
708952 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas