• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 30 Juli 2014
Surya

247 Berkas PLPG Guru Surabaya Bermasalah

Senin, 19 Agustus 2013 21:47 WIB

SURYA Online, SURABAYA – Panitia Pendidikan Latihan Profesi Guru (PLPG) Rayon 141 Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menemukan 804 berkas pengajuan sertifikasi guru bermasalah. Paling banyak terjadi di Kota Surabaya sebanyak 247 berkas. Jumlah itu didapat dari ribuan berkas yang sudah diteliti hingga Senin (19/8/2013).

Surabaya sebelumnya mengirimkan 2.050 peserta PLPG dan hingga kemarin berkas belum terkumpul seluruhnya. Meski belum lengkap, panitia sudah mendapati ada 247 berkas yang bermasalah sehingga ada kemungkinan bertambah.

Ketua PLPG Rayon 141 Unesa Alimufi Arief mengatakan berkas-berkas bermasalah ini kebanyakan adalah guru tidak tetap (GTT) yang nekat mengikuti sertifikasi, padahal sesuai ketentuan tidak diperkenankan. Ada juga ijazah yang mencurigakan atau diduga palsu.

Dugaan palsu itu muncul setelah melihat stempel, tanda tangan dan form ijazah yang tidak sesuai dengan ijazah asli.

Untuk ijazah-ijazah yang mencurigakan ini, panitia mengumpulkan tersendiri dalam kotak yang diberi nama sejumlah universitas tertentu.

“Ijazah-ijazah ini akan kami kirimkan ke universitas yang bersangkutan untuk pengecekan. Mereka yang akan memastikan apakah mereka yang mengeluarkan atau tidak. Kalau ternyata tidak, mereka akan menginformasikan bahwa yang bersangkutan bukan alumninya,”katanya.

Jika ternyata ijazah itu bukan keluaran universitas yang bersangkutan, panitia PLPG Unesa akan mengklarifikasi dengan memanggil pemiliknya.
Pemanggilan akan dilakukan bersamaan dengan pemilik berkas bermasalah lain seperti GTT.

Jika hasil klarifikasinya menguatkan dugaan ketidakberesan, Alimufi akan mencoret mereka dari daftar peserta.

“Kami tidak langsung mencoret, tetapi memberi kesempatan mereka untuk klarifikasi dulu. Kalau memang terbukti bermasalah, baru kami coret. Jadi kami tegas, tetapi tidak keras,”ujar Alimufi saat ditemui di kantornya, Senin (19/8/2013).

PLPG Tahun 2013 silam, panitia Unesa menemukan ada 13 ijazah palsu yang mengatasnamakan dua perguruan tinggi swasta di Surabaya.

Para pemilik ijazah palsu ini langsuing didiskualifikasi dari daftar peserta PLPG. ‘’Sesuai ketentuan mereka tidak akan bisa mengikuti PLPG sampai kapanpun, di rayon manapun, ‘’tegasnya.

PLPG Unesa tahun 2013 diikuti oleh 11.096 peserta. Mereka tersebar di 25 provinsi serta 131 kabupaten/kota dan 54 bidang studi. PLPG akan digelar empat gelombang. yakni tanggal 18 - 27 Agustus 2013 gelombang pertama. 30 Agustus – 8 September 2013 gelombang kedua. Kemudian 13 - 22 September gelombang ketiga dan 17 September hingga 6 Oktober 2013 gelombang keempat.

Penulis: Musahadah
Editor: Parmin
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas