Sabtu, 23 Mei 2015

247 Berkas PLPG Guru Surabaya Bermasalah

Senin, 19 Agustus 2013 21:47

SURYA Online, SURABAYA – Panitia Pendidikan Latihan Profesi Guru (PLPG) Rayon 141 Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menemukan 804 berkas pengajuan sertifikasi guru bermasalah. Paling banyak terjadi di Kota Surabaya sebanyak 247 berkas. Jumlah itu didapat dari ribuan berkas yang sudah diteliti hingga Senin (19/8/2013).

Surabaya sebelumnya mengirimkan 2.050 peserta PLPG dan hingga kemarin berkas belum terkumpul seluruhnya. Meski belum lengkap, panitia sudah mendapati ada 247 berkas yang bermasalah sehingga ada kemungkinan bertambah.

Ketua PLPG Rayon 141 Unesa Alimufi Arief mengatakan berkas-berkas bermasalah ini kebanyakan adalah guru tidak tetap (GTT) yang nekat mengikuti sertifikasi, padahal sesuai ketentuan tidak diperkenankan. Ada juga ijazah yang mencurigakan atau diduga palsu.

Dugaan palsu itu muncul setelah melihat stempel, tanda tangan dan form ijazah yang tidak sesuai dengan ijazah asli.

Untuk ijazah-ijazah yang mencurigakan ini, panitia mengumpulkan tersendiri dalam kotak yang diberi nama sejumlah universitas tertentu.

“Ijazah-ijazah ini akan kami kirimkan ke universitas yang bersangkutan untuk pengecekan. Mereka yang akan memastikan apakah mereka yang mengeluarkan atau tidak. Kalau ternyata tidak, mereka akan menginformasikan bahwa yang bersangkutan bukan alumninya,”katanya.

Jika ternyata ijazah itu bukan keluaran universitas yang bersangkutan, panitia PLPG Unesa akan mengklarifikasi dengan memanggil pemiliknya.
Pemanggilan akan dilakukan bersamaan dengan pemilik berkas bermasalah lain seperti GTT.

Halaman12
Penulis: Musahadah
Editor: Parmin
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas