• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 19 September 2014
Surya

Ajaran Baru, Kurikulum Baru

Sabtu, 17 Agustus 2013 20:00 WIB

SURYA Online, SURABAYA - Setelah disibukkan dengan orientasi siswa baru dan rangkain kegiatan Ramadan hingga Lebaran, proses belajar mengajar di sekolah mulai aktif dan menerapkan kurikulum baru 2013, Senin (19/8/2013).

Khusus SMA, pemberlakuan kurikulum 2013 diawali dengan pemetaan siswa sesuai dengan minat dan kemampuannya yang dulu diistilahkan dengan penjurusan.

Dinas Pendidikan Surabaya sudah menginstruksikan ke masing-masing sekolah untuk penerapan kurikulum 2013 melalui tes minat dan kemampuan.

Di SMA Khadijah Surabaya, proses peminatan dilakukan dengan berbagai parameter, seperti nilai rapot dari SMP/MTs asal, nilai Ujian Nasional dan Tes Potensi Akademik (TPA).

"TPA sudah kami lakukan. Hasilnya kami cocokkan dengan nilai rapot dan Unas untuk menentukan siswa masuk kelas IPA atau IPS," terang Muhammad Mas'ud, Kepala SMA Khadijah ditemui usai upacara HUT Kemerdekaan RI di sekolahnya, Sabtu (17/8/2013).

Diakui Mas'ud, saat ini proses peminatan sudah berjalan 90 persen.
Rencananya Senin depan, pihaknya akan mengumpulkan seluruh siswa kelas 10 untuk menjelaskan tentang peminatan tersebut. Setelah itu, menyosialisasikan ke orangtua siswa untuk mendapat persetujuan minat yang diikuti anaknya.

Bagaimana jika keinginan orangtua berbeda dengan siswa? Menurut Mas'ud, pihaknya masih memiliki parameter nilai, baik TPA, rapot maupun nilai Unas.

"Misalnya, meskipun orangtua minat di IPA tapi kalau nilai anaknya lebih bagus di IPS, ya tetap akan dimasukkan ke IPS," katanya.

Meski kelasnya sudah dibagi sesuai minat, namun siswa yang bersangkutan masih memiliki kesempatan pindah kelas jika dalam tiga bulan kesulitan mengikuti proses pembelajaran dan sesuai hasil evaluasi sekolah.

"Setelah tiga bulan, mereka sudah tidak ada kesempatan pindah. Yang IPA tetap di IPA sampai lulus, begitu seterusnya. Kalau pindah-pindah akan menyulitkan mereka juga," katanya.

Saat ini jumlah siswa baru di SMA Khadijah ada 192 siswa yang tersebar di lima kelas. Sekolah ini menerapkan sistem full day school serta menggunakan kurikulum internasional seperti cambridge, selain kurikulum 2013.

Humas Dinas Pendidikan Surabaya Eko Prasetyaningsih meminta sekolah tidak memaksa siswanya dalam peminatan dan harus disesuaikan dengan keinginan siswa agar mereka bisa senang dan menikamati proses belajarnya di sekolah.

"Tugas guru untuk mengarahkan dan membantu memahami dan membantu sesuai kemampuan sesungguhnya," tegasnya.

Penulis: Musahadah
Editor: Wahjoe Harjanto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
702732 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas