• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 18 April 2014
Surya

Motor Curian untuk Balap Liar

Jumat, 16 Agustus 2013 20:33 WIB
Motor Curian untuk Balap Liar
Dul Jaman beserta motor hasil curian saat diamankan Sat Lantas Polrestabes Surabaya, Jumat (16/8/2013).

SURYA Online, SURABAYA – Aksi balap liar yang marak terjadi di Surabaya ternyata menggunakan sepeda motor hasil curian. Setidaknya, hal ini yang dilakukan oleh Dul Jaman (22) warga Bulak Rukem IV Surabaya.

“Saya sudah dua kali membeli sepeda motor bodong (hasil curian) untuk balapan. Yang pertama sepeda motor Yamaha Mio dan sekarang Suzuki Satria,” jawab remaja asal Madura ini di sela menjalani pemeriksaan di Unit Laka Sat Lantas Polrestabes Surabaya, Jumat (16/8/2013).

Menurutnya, sepeda motor Satria W 6642 GU tersebut dibeli dari seorang pria bernama Herman dengan harga Rp 6,5 juta. Tanpa ada BPKB, STNK, bahkan tanpa kontak. Dan dia juga tahu bahwa motor warna hitam yang dibelinya itu merupakan hasil kejahatan.

Setiap kali bapalan, kata Dul Jaman, dia dan rekan-rekannya biasa bertaruh antara Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta. Uang taruhan itu merupakan hasil patungan. Dirinya mengaku hanya menyediakan sepeda motor, sedangkan yang menjadi joki balap liar adalah temannya.

Terungkapnya perkara ini berawal saat Dul Jaman mengendarai sepeda motor hasil kejahatan tersebut dengan kecepatan tinggi dan menabrak pengendara sepeda motor lain di Jl Raya Romokalisari Surabaya pada 12 Agustus 2013.

”Saat melintasi jalan menikung, dia ini dengan kecepatan tinggi dan berjalan di jalur kanan. Kemudian menabrak sepeda motor L 6962 XL yang dikendarai Riza Azizi (22) warga Romokalisari, yang melaju dari arah berlawanan,” ungkap Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Sabilul Alif, Jumat siang (16/8/2013).

”Korban Riza Azizi mengalami luka parah hingga patah tulang kakinya akibat peristiwa itu. Sedangkan Dul Jaman malah berusaha kabur. Sampai akhirnya dia dikejar dan sempat digebugi warga setelah berhasil ditangkap,” imbuhnya.

Mulanya, polisi hanya memproses kasus kecelakaannya saja. Sampai akhirnya, dalam pemeriksaan berhasil diungkap bahwa sepeda motor yang digunakan itu merupakan hasil curian.

”Ternyata, sepeda motor ini dilaporkan hilang saat diparkir di depan rumah di Jl Veteran 161 Gresik. Dan waktu hilangnya juga hampir bersamaan dengan kecelakaan ini. Motor dilaporkan hilang pukul 17.30 WIB, kemudian kecelakaan tersebut terjadi selepas magrib sekitar pukul 18.00 WIB,” sambung Sabilul Alif.

Sepeda motor tersebut merupakan milik Fakhruzi Asrial Efransyah (19) mahasiswa asal Jl Magetan, Manyar, Gresik. Saat itu, sepeda motor sedang dipakai berkunjung ke temannya yang bernama Nela Rahmawati (18) di Jl Veteran.

Selanjutnya, masih kata Kasat Lantas, pihaknya berkoordinasi dengan satreskrim dan Polres Gresik untuk mengungkap perkara ini. Terutama, memastikan siapa yang melakukan pencurian dan mengungkap jaringan kasus pencurian sepeda motor serta aksi balapan liar yang berkaitan dengan tersangka Dul Jaman tersebut.

Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
701562 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas