Minggu, 23 November 2014
Surya

Setelah Kediri, Yogi Buka Kampus UB Cabang Kasembon

Kamis, 25 Juli 2013 18:13 WIB

SURYA Online, MALANG – Setelah membuka seleksi Universitas Brawijaya (UB) Kampus IV Kediri dua tahun silam, kini UB kembali membuka UB Kampus IV baru di Kasembon.

Kampus IV Kasembon ini sudah beroperasi dan masuk dalam seleksi masuk (selma) UB tahun akademik 2013/2014. Ada delapan program studi (prodi) di UB Kasembon ini.

Delapan prodi itu terbagi dari dua jurusan IPA dan IPS, di mana masing-masing jurusan ada empat prodi.

Untuk jurusan IPA ada prodi Budidaya Perairan, Manajemen Sumberdaya Perairan, Agroekoteknologi, dan Agrobisnis Perikanan. Sementara jurusan IPS ada prodi Psikologi, Administrasi Bisnis, Administrasi Publik, dan Ekonomi Islam.

Hanya saja, jalur masuk ke Kampus IV Kasembon ini belum bisa dilakukan dari jalur undangan (SNMPTN) dan ujian tulis (SBMPTN), melainkan hanya dari jalur mandiri (SPMK) saja.

Rektor UBProf Dr Ir Yogi Sugito mengatakan pengembangan kampus-kampus UB di luar Kota Malang merupakan implementasi program jarak jauh (PJJ) UB, yang cikal-bakalnya berawal di Kampus IV Kediri.

Yogi menuturkan ekspansi UB ke berbagai wilayah di luar Malang Kota ini untuk memberikan kemudahan akses warga Jatim bagian barat agar bisa mengenyam pendidikan berkualitas yang dekat dari rumah.

“Pembukan PJJ UB Kampus IV Kediri dan Kasembon ini untuk menjangkau warga Jatim daerah Mataraman yang ingin masuk UB. Jadinya tidak perlu jauh-jauh ke Malang,” kata Yogi kepada Surya online, Kamis (25/7/2013).

Untuk UB Kasembon sendiri, Yogi membeberkan awalnya UB hanya memilki laboratorium mini untuk pengembangan penelitian duren, produk pertanian lain, dan perikanan.

Namun, tepat di tengah Kota Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang, Yogi melihat ada sebuah gedung yang masih bagus namun tidak beroperasi sebagai perkantoran.

Setelah membelinya, Yogi merasa gedung ini selain sebagai pusat laboratorium agro dan perikanan juga bisa dijadikan tempat kuliah.

“Saya coba buka lewat jalur mandiri, hasilnya ada 278 calon mahasiswa baru (camaba) yang berminat masuk UB Kasembon” ujarnya.

Ditanya soal kesiapan sarana-prasarana kedua kampus PJJ ini, Yogi menjamin kelengkapan fisik seluruh gedung sama bagusnya seperti di kampus induk. Pun tenaga pengajar merupakan dosen-dosen dari kampus Veteran.

“Bahkan yang di Kediri seluruh ruang sudah ber-AC, sementara di kampus Malang sendiri belum,” ungkapnya.

Bukan hanya daerah Mataraman saja, Yogi mengungkapkan sedang menyiapkan kelengkapan sarana-prasarana UB Probolinggo.

Yogi menjelaskan sejak tahun 1963 UB telah sebuah lahan di Probolinggo yang sekarang sudah berfungsi sebagai laboratorium perikanan.

Yogi berencana membangun gedung perkuliahan di lahan ini untuk menjangkau warga Jatim Tapal Kuda.

“Tapi itu kemungkinan masih lama, sebab bulan lalu saya ke sana kondisinya rusak total,” ujarnya.

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Parmin

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas