Surya/

Pilgub Jatim

Pakde-Gus Ipul Ngalap Berkah Ribuan Dhuafa

"Dan kita harapkan Dolly sebagai lokalisasi terbesar, pada tahun 2014 nanti juga dapat ditutup," tegasnya.

SURYA Online, MALANG - Doa kaum dhuafa dan anak yatim piatu sangat penting bagi Gubernur Soekarwo dan Wagub Saifullah Yusuf, sampai-sampai keduanya ingin ngalap berkah terhadap mereka.

Hal itu dikemukakan Gus Ipul, dalam pengajian dan pemberian santunan pada 13 ribu kaum dhuafa dan yatim piatu se-Malang Raya di Tlogomas Malang, Minggu (21/7/2013). Selain Pakde Karwo dan Gus Ipul, hadir juga Ketua DPD PITI  Malang Raya H Moch Anton, yang juga Wali Kota Malang terpilih.

Menurut Gus Ipul, bulan Ramadan adalah bulah penuh berkah, ampunan, dan maghfiroh. Sehingga, dirinya dan Pakde Karwo sengaja hadir dalam acara tersebut untuk ngalap berkah.

Bagi Gus Ipul, menyantuni dhuafa dan anak yatim adalah pekerjaan yang mulia dan disenangi Tuhan. Dengan menyantuni, maka ikut meringankan beban hidup mereka. "Makanya sangat penting bisa ngalap berkah di acara seperti ini. Doa para kaum dhuafa dan anak yatim kan mustajabah," ujarnya.

Sementara Pakde Karwo menjelaskan, salah satu program yang diusungnya  adalah mengurangi kemaksiatan di Jatim. Lewat program ini, Pemprov sejak tahun 2010 lalu telah melakukan pengurangan PSK yang ada di lokalisasi, dari 7.217 PSK yang ada, saat ini telah berkurang sekitar 3 ribu orang. Caranya, pemprov bekerjasama dengan ustad untuk memberi pencerahan di lokalisasi agar mereka sadar dan insyaf. "Dan kita harapkan Dolly sebagai lokalisasi terbesar, pada tahun 2014 nanti juga dapat ditutup," tegasnya.

Menurut Pakde, dirinya dan Gus Ipul beberapa kali dipanggil para kiai sepuh yang minta agar keduanya meneruskan kondisi guyup dan rukun dalam membangun Jatim. Agar pembangunan berhasil, ada tiga persyaratan dan permintaan yang diminta kepada Pakde dan Gus Ipul.

Pertama, kurangi dan hilangkan kemaksiatan di Jatim. Kedua,  perhatikan sekolah yang berbasis agama. Ketiga, tumpas dan laranglah aliran sesat. "Kalau ketiga masalah yang dapat  mendatangkan azab Allah SWT itu dibasmi dan dihilangkan, saya yakin Jawa Timur pasti  jaya dan sejahtera,” tegas Pakde.

Penulis: Mujib Anwar
Editor: Adi Agus Santoso
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help