• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 Juli 2014
Surya

Tiket Mudik Gratis Dibatasi Empat Orang

Selasa, 16 Juli 2013 00:35 WIB

SURYA Online, SURABAYA – Program mudik gratis dengan kereta api (KA) yang digelar Pemprov Jatim melalui Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (Dishub dan LLAJ) Jatim, mulai disosialisasikan.  Sosialiksi dilakukan di sepanjang rute keenam kereta yang telah ditunjuk mengangkut pemudik gratis, Senin (15/7/2013).

Pemprov bersama pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (daops) 8 Surabaya, telah sepakat mekanisme untuk tiket pemudik itu.

Hasilnya, tiket mudik gratis ini akan dijual di loket-loket stasiun sepanjang rute kereta yang melintasinya. Dengan cara, pertama, tiket harus sesuai dengan nama penumpang. Kedua pembelian dilakukan dengan membawa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK) untuk penumpang anak-anak yang belum ber-KTP.

Ketiga, pembelian tiket dibatasi maksimal Empat orang atau sesuai jumlah yang ada di KK untuk anak-anak yang belum ber-KTP.

Isa Anshori, Kepala Bidang Perkeretaapian dan Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Dishub dan LLAJ Jatim, menjelaskan, nantinya saat membeli tiket mudik gratis ini, PT KAI daops 8 Surabaya akan memberi tiket khusus.

“Dan perlu diingat, tiket ini gratis tanpa uang. Masyarakat agar waspada, menolaklah bila ada yang menawari tiket mudik gratis tapi harus membayar dengan sejumlah uang. Karena nantinya, saat tiket digunakan masuk ke KA, juga akan dicocokkan dengan fotokopi kartu identitas atau KK yang sudah diserahkan saat pembelian,” jelas Isa.

Untuk pembelian, tiket mudik gratis KA ini telah dibuka pada H – 7 keberangkatan. Program mudik KA ini juga dilakukan mulai 2 hingga 9 Agustus. Sehingga tiket bisa dibeli mulai tanggal 26 Juli untuk keberangkatan tanggal 2. Dengan mekanisme, pembelian di hari sebelum hari-H sebanyak 70 persen, dan disisakan 30 persen untuk pembelian di hari H keberangkatan.

Penumpang yang diangkut dengan KA mudik gratis ini sebanyak 150 persen dari kapasitas tempat duduk. Jadi bisa disebut, nantinya akan ada penumpang yang berdiri atau tidak mendapatkan tempat duduk.

“Ini kan KA jurusan lokal. Jadi kami kira jaraknya dekat, kalau tidak dapat tempat duduk tidak apa-apa, daripada  tidak terangkut,” lanjut Isa.

Aturan yang sama juga berlaku bagi tiket balik gratis yang dimulai tanggal 10 hingga 13 Agustus 2013. Dibeli dengan mekanisme yang sama di stasiun-stasiun awal keberangkatan.

Pemprov menyiapkan enam KA untuk mengangkut pemudik gratis dari Surabaya. Yaitu KA Penataran rute Surabaya – Malang, dan Surabaya – Blitar. KA Penataran ini sehari ada empat jadwal keberangkatan dari Surabaya, dan empat jadwal itupula yang dimanfaatkan sebagai waktu untuk penumpang mudik gratis.

Selanjutnya KA Dhoho, jurusan Surabaya – Kediri – Blitar. Juga KA KRDE Arjuno, Surabaya – Kertosono – Madiun. KA KRDI Cepu, jurusan Surabaya – Babat – Bojonegoro – Cepu. KA KRD Bojonegoro, rute Surabaya – Babat- Bojonegoro, dan KA KRD Kertosono, rute Surabaya – Kertosono.

Untuk arus balik gratis, tiket juga bisa didapatkan di stasiun-stasiun terkait yang menjadi titik pemberhentian keenam KA tersebut.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas