Kamis, 28 Mei 2015

Polisi Masih Berkutat Periksa Orang Dekat Rista

Minggu, 14 Juli 2013 15:41

Polisi Masih Berkutat Periksa Orang Dekat Rista
OLAH TKP - Sejumlah petugas Polsek Sumoroto dan Polres Ponorogo menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lokasi pembunuhan gadis berusia sekitar 20 tahun yang dibunuh di warung bambu Es Degang di JL Raya Ponorogo - Wonogiri, Desa Maron, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jumat (12/7/2013).

SURYA Online, PONOROGO - Tim penyidik Polres Ponorogo hingga kini masih memeriksa sejumlah saksi yang merupakan orang dekat korban pembunuhan Rista Fransiska (17) anak semata wayang pasangan suami istri Saptoni (38) dan Siti Fatimah (33) warga JL Gajah Mada, RT 01, RW 01, Dusun Sejeruk, Desa/Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo.

Pasalnya, polisi masih kebingungan dengan minimnya barang bukti termasuk saksi dalam kasus pembunuhan itu, juga tidak adanya saksi yang melihat kejadian itu.

Padahal, kasus pembunuhan Rista Fransiska itu diperkirakan terjadi Jumat (12/7/2013) pukul 21.00 WIB dan baru terungkap 2 jam selanjutya yakni pukul 23.00 WIB saat jenazah korban yang masih bersimbah darah dengan 9 luka tusukan tergeletak dan tertindih batu di selokan pinggiran JL Raya Ponorogo - Wonogiri, Desa Maron, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo.

Pemeriksaan orang terdekat siswa kelas 11 jurusan Multimedia SMKN I Ponorogo itu, diantaranya memeriksa keluarga korban mulai bapak dan ibu asuh korban. Selain itu, juga memeriksa sejumlah rekan sekolah korban serta kekasih (pacar) korban.

Kapolres Ponorogo, AKBP Iwan Kurniawan mengatakan jika pihaknya masih memeriksa sejumlah orang dekat korban. Hingga kini, pihaknya belum menentukan satu orang pun sebagai tersangka dalam kasus ini, karena sulitnya saksi dan barang bukti.

"Masih pemeriksaan orang-orang dekat korban. termasuk pacar korban," terangnya kepada Surya, Minggu (14/7/2013).

Kendati masih belum ada yang ditetapkan tersangka, akan tetapi penyelidikan sudah mengarah pada salah satu orang terdekat korban yang diduga bisa dijadikan tersangka dalam kasus pembunuhan sadis itu.

Halaman123
Penulis: Sudarmawan
Editor: Heru Pramono
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas