• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 28 Agustus 2014
Surya

Polisi Masih Berkutat Periksa Orang Dekat Rista

Minggu, 14 Juli 2013 15:41 WIB
Polisi Masih Berkutat Periksa Orang Dekat Rista
OLAH TKP - Sejumlah petugas Polsek Sumoroto dan Polres Ponorogo menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lokasi pembunuhan gadis berusia sekitar 20 tahun yang dibunuh di warung bambu Es Degang di JL Raya Ponorogo - Wonogiri, Desa Maron, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jumat (12/7/2013).

SURYA Online, PONOROGO - Tim penyidik Polres Ponorogo hingga kini masih memeriksa sejumlah saksi yang merupakan orang dekat korban pembunuhan Rista Fransiska (17) anak semata wayang pasangan suami istri Saptoni (38) dan Siti Fatimah (33) warga JL Gajah Mada, RT 01, RW 01, Dusun Sejeruk, Desa/Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo.

Pasalnya, polisi masih kebingungan dengan minimnya barang bukti termasuk saksi dalam kasus pembunuhan itu, juga tidak adanya saksi yang melihat kejadian itu.

Padahal, kasus pembunuhan Rista Fransiska itu diperkirakan terjadi Jumat (12/7/2013) pukul 21.00 WIB dan baru terungkap 2 jam selanjutya yakni pukul 23.00 WIB saat jenazah korban yang masih bersimbah darah dengan 9 luka tusukan tergeletak dan tertindih batu di selokan pinggiran JL Raya Ponorogo - Wonogiri, Desa Maron, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo.

Pemeriksaan orang terdekat siswa kelas 11 jurusan Multimedia SMKN I Ponorogo itu, diantaranya memeriksa keluarga korban mulai bapak dan ibu asuh korban. Selain itu, juga memeriksa sejumlah rekan sekolah korban serta kekasih (pacar) korban.

Kapolres Ponorogo, AKBP Iwan Kurniawan mengatakan jika pihaknya masih memeriksa sejumlah orang dekat korban. Hingga kini, pihaknya belum menentukan satu orang pun sebagai tersangka dalam kasus ini, karena sulitnya saksi dan barang bukti.

"Masih pemeriksaan orang-orang dekat korban. termasuk pacar korban," terangnya kepada Surya, Minggu (14/7/2013).

Kendati masih belum ada yang ditetapkan tersangka, akan tetapi penyelidikan sudah mengarah pada salah satu orang terdekat korban yang diduga bisa dijadikan tersangka dalam kasus pembunuhan sadis itu.

"Untuk keluarga korban yang sudah kami periksa bapak korban. Untuk pemeriksaan pacarnya masih kebingungan karena menurut informasi teman dekat korban, pacar korban itu banyak. Tetapi kami sudah curiga ke orang tertentu," paparnya.

Lebih jauh mantan Kapolres Mojokerto Kota ini enggan menyebutkan siapa yang dicurigai berdasarkan hasil pemeriksaan dan penyelidikan selama 2 hari terakhir dalam kasus pembantaian gadis hamil 7 bulan itu.

"Petugas kami sudah memeriksa empat orang. Untuk namanya siapa saja empat orang itu biar petugas yang tahu. Tetapi yang jelas kami sudah punya kecurigaan. Kalau mengarah ke pelaku belum hanya sebatas kecurigaan.

Doakan agar segera terungkap. Hasil penggeledahan di kamar korban polisi menemukan satu kartu pelajar milik cowok, akan tetapi belum bisa dijadikan barang bukti," pungkasnya.

Sedangkan berdasarkan informasi di sekitar rumah korban dari salah satu pemilik warung kopi di dekat rumah korban, bapak kandung korban Saptoni alias Mlenje sudah diperiksa polisi, Sabtu (14/7) malam paska korban dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat.
 
"Tadi malam Mlenje (bapak kandung Korban) diperiksa polisi di Polres," ungkap tetangga korban yang enggan disebutkan namanya ini.

Sementara, pemeriksaan 3 orang teman sekolah korban, salah satunya Sheila (17) mengaku jika korban adalah teman sekelasnya  yang tergolong pendiam dan pintar. Akan tetapi sering mengaku gonta - ganti pacar.

"Pacar Rista yang terakhir ini dikenalkan di FB bernama Bojes Rarais Melgiansyah Enat. Anak mana saya juga tidak tahu. Hanya dikasih tahu lewat FB Rista saja dulu," pungkasnya.

Penulis: Sudarmawan
Editor: Heru Pramono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
660512 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas