• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 2 Agustus 2014
Surya

Gadis Hamil Yang Dibunuh Itu Ternyata Siswa SMKN 1 Ponorogo

Sabtu, 13 Juli 2013 17:14 WIB
Gadis Hamil Yang Dibunuh Itu Ternyata Siswa SMKN 1 Ponorogo
OLAH TKP - Sejumlah petugas Polsek Sumoroto dan Polres Ponorogo menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lokasi pembunuhan gadis berusia sekitar 20 tahun yang dibunuh di warung bambu Es Degang di JL Raya Ponorogo - Wonogiri, Desa Maron, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jumat (12/7/2013).

SURYA Online, PONOROGO - Setelah menjadi misteri hampir selama 9 jam, identitas jenazah gadis hamil 7 bulan yang dibunuh ternyata adalah Rista Fransiska (17).

Korban merupakan anak semata wayang pasangan suami istri, Saptoni (38) dan Siti Fatimah (33) warga JL Gajah Mada, RT 01, RW 01, Dusun Sejeruk, Desa/Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo.

Identitas gadis kelahiran 29 Januari 1996 yang masih duduk dibangku kelas 11 dan hendak naik ke kelas 12 SMKN 1 Ponorogo jurusan Multimedia ini diketahui Sabtu (13/7/2013) pagi.

Ini setelah sejumlah tetangga dan rekan korban berusaha mencocokan foto korban yang bersimbah darah yang ditransfer dari satu ponsel ke ponsel lain dengan foto dan wajah korban semasa hidup.

Selama ini, Rista hidup bersama ibu angkatnya yang juga masih tetangganya sendiri.

Pasalnya ibu kandung Rista menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Hongkong.

Selama ini korban hidup serumah dengan Kakek, ayah kandung dan pamannya. Karena semua keluarganya lelaki, akhirnya Rista memilih hidup bersama keluarga Boinem (59) yang rumahnya hanya terbelah jalan.

Sejak masih duduk dibangku SD, korban sudah ikut Boinem. Bahkan sebelum ditemukan meninggal, korban sempat pamit pergi ke Boinem.

Saat disinggung mengenai kehamilan Rista, Boinem mengaku tidak tahu menahu. Alasannya, Rista tidak pernah bercerita dan tidak pernah mengadu jika hamil. Selain itu, Rista juga tidak pernah mengaku jika punya kekasih (pacar).

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Misrun menegaskan jika identitas korban diketahui setelah sejumlah warga kampung korban datang ke kamar mayat RSUD Ponorogo untuk memastikan idetitas jenazah korban.

Penulis: Sudarmawan
Editor: Titis Jati Permata
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas