Senin, 27 April 2015

Jelang Lebaran, Dinas PU Kebut Pelebaran Jalur Mudik Ponorogo - Pacitan

Sabtu, 6 Juli 2013 16:53

Jelang Lebaran, Dinas PU Kebut Pelebaran Jalur Mudik Ponorogo - Pacitan
DILEBARKAN - Jalur Ponorogo - Pacitan yang masih sempit karena memiliki lebar 5 meter di sepanjang Desa Ngampel hingga Desa Jepun, Kecamatan Balong akan dilebarkan 2 meter untuk mengurangi kemacetan dan kecelakaan saat lebaran Tahun 2013 mendatang, Sabtu (6/7/2013).

SURYA Online, PONOROGO - Untuk mengantisipasi kemacetan dan tingginya angka kecelakaan di Jalur Ponorogo - Pacitan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Propinsi Jawa Timur mulai melaksanakan perbaikan jalur mudik mulai Ponorogo - Pacitan hingga Ponorogo - Trenggalek.

Perbaikan itu, selain dilaksanakan dengan melebarkan jalan juga membuatkan plengsengan di tepian jalan di sejumlah titik. Hal ini agar saat hujan deras air sungai tak meluap ke jalan dan saat jalan dipenuhi air hujan bisa cepat meresap dan hilang dengan adanya plesengan selokan jalur air itu.

Sejumlah perbaikan yang dilaksanakan Dinas PU Propinsi Jatim itu, diantaranya perbaikan tanggul pengaman jalan yang ambrol beberapa bulan lalu di jalur Ponorogo - Pacitan, tepatnya di utara RSUD, dr Harjono Ponorogo. Pembuatan plengseng di tepian jalan Desa Ngampel, Kecamatan balong dan pembuatan plengsengan di tepian jalan di Desa Winong, Kecamatan Jetis ini, agar air banjir dari sungai di tepi jalan itu tidak meluap ke badan jalan Propinsi saat terjadi hujan deras.

Selain itu, Dinas PU Propinsi juga melebarkan jalan mulai dari Kelurahan Paju, Kecamatan Ponorogo tepatnya di selatan RSUD Ponorogo hingga ke arah Kecamatan Balong.

"Kalau dilebarkan seperti ini saya rasa pas dan cocok. Sekarang kendaraan semakin padat dan jalanya sempit tak pernah dilebarkan. Jalur ini jalur propinsi yang merupakan jalur Ponorogo-Pacitan. Apalagi setiap mendekati lebaran, dipasti kan jalur ini akan bertambah padat," terang Parni (50) warga Desa Ngampel, Kecamatan Balong kepada Surya Online, Sabtu (6/7/2013).

Ha yang sama disampaikan warga Desa Jepun, Kecamatan Balong, Ny Surti (40). Menurutnya, jika jalur Ponorogo-Pacitan setelah dari perempatan Balong, terutama lapangan Desa Jepun ke utara hingga Desa Ngampel, kondisinya sempit di banding dengan jalur lalu lintas lain yang melintasi jalur ini.

"Kalau dilebarkan 2 meter sudah cukup lebar. Karena jalur ini merupakan jalur cepat bagi semua kendaraan yang melintasi jalur ini," imbuhnya.

Halaman12
Penulis: Sudarmawan
Editor: Heru Pramono
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas