• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 20 Oktober 2014
Surya

Jumlah Orang Miskin di Jatim Berkurang

Selasa, 2 Juli 2013 08:52 WIB
Jumlah Orang Miskin di Jatim Berkurang
surya/eben haezer
Kepala BPS Jatim, M Sairi Hasbullah

SURYA Online, SURABAYA – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, jumlah penduduk miskin di Jawa Timur pada Maret 2013 mengalami penurunan dibanding September 2012.

Kepala BPS Jatim, M Sairi Hasbullah menyebutkan bahwa pada Maret 2013, jumlah penduduk miskin di Jatim adalah sebanyak 4,7 juta jiwa atau sekitar 12,55 persen dari keseluruhan populasi.

Sementara pada September 2012, jumlah penduduk miskin di Jatim sebanyak 4,9 juta jiwa atau sekitar 13,08 persen dari keseluruhan populasi.

“Ada penurunan 3,82 persen bila dibandingkan jumlah pada Maret 2013 dengan September 2012,” kata Sairi di Surabaya, Senin (1/7/2013).

Dia menambahkan, pada periode satu semester tersebut (September 2012 – Maret 2013), garis kemiskinan di Jatim meningkat sebesar 5,63 persen.

Dari Rp 243.783 per kapita per bulan pada September 2012 menjadi Rp 257.510 per kapita per bulan.

“Semakin tinggi garis kemiskinan itu semakin bagus karena menandakan pertumbuhan daya beli,” tambahnya.

Sementara berdasarkan komoditas makanan, terdapat lima komoditas yagn member kontribusi besar pada garis kemiskinan makanan.

Kelima komoditas itu adalah beras, rokok filter, gula pasir, tempe , dan tahu. Komposisi itu terhadi di semua wilayah, baik pedesaan maupun perkotaan.

Perlu diketahui, dalam mengukur tingkat kemiskinan, BPS memakai konsep kebutuhan dasar di mana melalui konsep tersebut, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan.

Metode tersebut telah dipakai BPS sejak 1998 agar hasil perhitungannya konsisten dan berbanding dari waktu ke waktu.

Penulis: Eben Haezer Panca
Editor: Titis Jati Permata
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
644822 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas