Dindik Surabaya Digeruduk Ortu

Saking banyaknya permasalahan yang dialami orangtua siswa membuat suasana di Kantor Dindik Surabaya terlihat tegang.

Dindik Surabaya Digeruduk Ortu
surya/ahmad zainul haq
PANIK - Orang tua calon siswa panik saat pendaftaran hari terakhir PPDB di Kantor Diknas Surabaya, Sabtu (29/6/2013).

Di hari terakhir pendaftaran, Sabtu (29/6/2013), laman PPDB bermasalah (error) sejak pagi sehingga membuat ratusan orangtua panik dan menggeruduk Kantor Dinas Pendidikan Surabaya.

Permasalahan yang dibawa bermacam-macam. Ada yang tidak bisa  mendaftar online dan ada juga yang sudah mendaftar tapi namanya tidak bisa diverifikasi dalam rekapan hasil sementara per sekolah.

"Sejak tadi pagi saya mencoba masuk ke laman pendaftaran. Tapi gagal terus," gerutu Herlina, warga Kapasari saat ditemui surya.co.id, Sabtu (29/6/2013).

Herlina sengaja mendaftar di hari terakhir untuk melihat peluangnya di semua sekolah. Awalnya, dia mengincar SMPN 37. Namun sehari menjelang penutupan nilai Unas minimal yang diterima di sekolah tersebut lebih dari 26.

Sementara nilai Intan, anaknya hanya 25,65. Akhirnya Herlina memutuskan memilih SMPN 18. Tapi ketika baru dibuka laman pendaftaran sudah tidak bisa diakses.

Herlina lalu menuju ke SMPN 18 untuk mendaftar manual, tetapi komputer di sekolah tersebut juga tidak bisa membuka laman pendaftaran.

"Akhirnya saya disarankan ke sini. Ternyata harus antre. Saya sampai ninggal anak saya yang masih kecil di rumah garai-gara ini,"gerutu Herlina.

Kekecewaan serupa dialami Edi Supriyanto, orangtua Frihat alumni SDN Wonokusumo 5, yang mengeluhkan nama anaknya tidak masuk dalam daftar siswa di SMPN 44.

Padahal jika dilihat nilai Frihat lebih tinggi dari nilai terendah yang diterima di sekolah tersebut. "Tadi malam saya lihat nilai terendah SMPN 44 hanya 21 koma. Sedangkan anak saya 22,50, tapi kenapa nama anak saya tidak masuk," tanya Edy.

Edy bisa menerima jika tidak adanya nama Frihat di daftar siswa yang diterima di SMPN 44 karena nilainya tidak memenuhi, bukan semata-mata masalah teknis.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Musahadah
Editor: Wahjoe Harjanto
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help