• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Surya

Tiga Bulan Gaji Fasilitator PNPM Mandiri Pedesaan di Jatim Tak Dibayar

Kamis, 20 Juni 2013 11:49 WIB
SURYA Online, SURABAYA - Ratusan orang fasilitator Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan di Jatim resah.

Pasalnya, gaji mereka selama tiga bulan tidak dibayar oleh pemerintah.

Sumber Surya mengatakan, gaji fasilitator PNPM Mandiri Pedesaan di Jatim yang belum dibayar adalah mulai Maret, April, dan Mei.

Setiap bulan, besar gaji ditambah dana operasional berkisar antara Rp 3,8 juta sampai sekitar Rp 10 juta, tergantung grade dan jabatan atau tugas yang diemban oleh si fasilitator.

Karena sudah berbulan-bulan gaji tidak dibayarkan, hampir semua fasilitator PNPM Mandiri mengeluh dan stress.

Mereka selalu dituntut menjalankan tugas untuk mengawasi proyek PNPM dan pemberdayaan masyarakat yang ada pelosok desa, tapi disisi lain pemerintah tidak mau membayar gaji mereka.

“Padahal kami sudah tidak punya apa-apa lagi. Uang tabungan sudah habis, sehingga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari harus ngutang sana-sini,” ujar salah satu fasilitator PNPM Mandiri Pedesaan, kepada SURYA Online, Kamis (20/6/2013).

Program Nasional PNPM Mandiri Perdesaan atau PNPM-Perdesaan atau Rural PNPM merupakan salah satu mekanisme program pemberdayaan masyarakat yang digunakan PNPM Mandiri sebagai upaya mempercepat penanggulangan kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja di wilayah pedesaan.

PNPM Mandiri Perdesaan mengadopsi sepenuhnya mekanisme dan prosedur Program Pengembangan Kecamatan (PPK) yang telah dilaksanakan sejak 1998.

Program ini dikukuhkan secara resmi Presiden pada 30 April 2007 di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

 
Penulis: Mujib Anwar
Editor: Titis Jati Permata
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas