• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Surya

Sekda Magetan Dilayar ke Lapas Medaeng

Rabu, 19 Juni 2013 16:57 WIB
Sekda Magetan Dilayar ke Lapas Medaeng
surya/doni prasetyo
Sekda Kabupaten Magetan Abdul Aziz disaksikan puluhan pejabat dan PNS Pemkab Magetan saat diberangkatkan dari Rumah Tahanan Magetan menuju Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Medaeng, Surabaya, dengan kawalan ketat dari aparat Polri dan Kejari setempat, Rabu (19/6/2013).
SURYA Online, MAGETAN-Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan mendapat perintah mendadak agar segera memindahkan terdakwa kasus korupsi Sekda Magetan Abdul Aziz dari Rumah Tahanan (Rutan) Magetan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Medaeng, Surabaya. Meski sempat menolak dipindah, terdakwa Abdul Aziz tetap digelandang masuk ke dalam mobil dengan kawalan ketat aparat.

Sumber di Rutan Magetan menyebutkan, Rabu (19/6/2013) sekitar pukul 10 WIB, jaksa dari Kejari Magetan menemui Terdakwa Abdul Aziz memberitahukan akan dipindah ke Medaeng itu. Saat itu, Abdul Aziz sempat terlihat bersitegang dengan jaksa yang menemui. Tapi karena perintah, Abdul Aziz tidak bisa berbuat banyak.

"Pak Aziz baru diam setelah jaksa ngomong ini perintah. Mau atau tidak, sampean harus dipindah,"kata sumber Surya di Rutan Magetan, Rabu (19/6/2013).

Saat pemberangkatan itu Abdul Aziz terlihat diiringi wanita yang diduga istri tuanya dan sejumlah kerabatnya. Dengan menggunakan baju koko, bercelana hitam dan berkopyah, Abdul Aziz terlihat berkaca-kaca menyalami sejumlah PNS yang menyaksikan pemindahan penahanan orang nomor satu di PNS Pemkab Magetan itu.

"Mohon doa-nya ya Pak, mohon maaf," kata Abdul Aziz kepada setiap PNS yang menyalami, sebelum dimasukan mobil dengan dikawal dua polisi bersenjata lengkap dan staf Kejari. Di mobil lain, Kasi Intelijen Anton Hardiman dan Kasi Pidsus Iwan Winarso mengikuti dari belakang, mobil yang membawa terdakwa Sekda Magetan itu.

Sejumlah pejabat yang ikut menyaksikan dilayarnya Sekda Abdul Aziz ke Lapas Medaeng itu, di antaranya Asisten II Ny Mei Sugiarti, Kabag Hukum Suci, Kepala BKD Suko Winardi, Dirut PDAM Sofyan, Manager Paviliun RSUD dr Sayidiman, dr Wisnu Herlambang, Kabag Humas dan Protokol Saif Muhklisin.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Iwan Winarso yang dikonfirmasi sebelum keberangkatan menyebutkan pemindahan terdakwa kasus korupsi Abdul Aziz ini untuk memudahkan proses persidangan di Pengadilan Tipikor Surabaya.

"Biar cepat selesai saja. Kalau di Lapas Medaeng kan tidak banyak biaya. Selain itu, memudahkan kalau dilakukan pemeriksaan sewaktu-waktu,"kata jaksa Iwan Winarso kepada Surya, singkat.  
Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Satwika Rumeksa
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas