A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Kambing Bantuan Gubernur Dipersoalkan Penerima - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 28 Agustus 2014
Surya

Kambing Bantuan Gubernur Dipersoalkan Penerima

Rabu, 19 Juni 2013 15:41 WIB
Kambing Bantuan Gubernur Dipersoalkan Penerima
surya/sudarmawan
TAK SESUAI HARAPAN - Bantuan kambing Jalin Kesra Gubernur Jawa Timur yang seharusnya diberikan 4 ekor per KK hanya diberikan 3 ekor dengan kondisi kambing kurus kering, kudisan, dan matanya belekan, Rabu (19/6/2013).
SURYA Online, PONOROGO - Bantuan kambing dalam program pro rakyat Gubernur Jatim, Soekarwo yang direalisasikan dalam program Jalin Kesra yang mulai dilaksanakan sejak 2 pekan lalu diterimakan keluarga miskin di Ponorogo mulai dipersoalkan penerima.

Selain bantuan kambing per Kepala Keluarga (KK) yang seharusnya 4 ekor per KK dalam kenyataannya hanya 3 ekor per KK. Disamping itu, bantuan kambing kondisinya sakit-sakitan dan banyak yang mati. Pasalnya, saat diberikan ke penerima dalam kondisi kurus, kudisan, dan matanya belekan.

Dalam program ini, tujuan Gubernur Soekarwo sangat baik, akan tetapi program Jalin Kesra akhir-akhir ini banyak yang dipersoalkan warga. Dalam penerimaan bantuan ternak berupa kambing tersebut, tidak seperti jalin kesra tahun sebelumnya, saat itu masyarakat miskin menerima 4 ekor kambing, akan tetapi sekarang setiap keluarga miskin hanya menerima 3 ekor kambing.

Kendati demikian, 3 ekor kambing tersebut sama seperti waktu penerimaannya 4 ekor kambing. Kondisi kambing saat diterimakan setengah bulan lalu ukurannya sangat dicemaskan warga karena ukuranya kecil dan sakit-sakitan mulai kudisan, mata merembes (belekan) serta kambingnya terserang flu.

Untuk wilayah Kecamatan Siman, kambing yang diterima warga dari program  sudah banyak yang mati. Hingga sekarang, pemerintah belum menggantinya. Meski yang mati sebelum lima hari dari waktu penerimaan. Warga bertanya-tanya kemana akan meminta ganti kambing yang mati karena sakit-sakitan dan berukuran kecil.

Ketua SPI Kecamatan Siman, Sumadi mengaku jika warga yang menerima bantuan jalin kesra berupa ternak tersebut, banyak yang mati karena ukuran kambing masih cempe.

"Dugaan kami seharusnya tak sekecil itu ukurannya. Sekarang menerimanya tidak seperti dulu 4 ekor per KK, sekarang setiap warga penerima hanya dapat 3 ekor kambing. Bagi kami kambing bantuan ini sangat tidak layak karena kecil-kecil dan sakit-sakitan. Saya mengangkat 2 ekor kambing sendirian kuat satu tangan karena ringan," terang warga Desa Manuk, Kecamatan Siman ini kepada Surya Online, Rabu (19/6/2013).

Penulis: Sudarmawan
Editor: Heru Pramono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
626952 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas