Divisi II LFA Jatim IV
Great Wall Ambisi Hambat Tim SAR
Cobaan besar tengah menghadang Great Wall dalam lanjutan Divisi II LFA Jatim IV.
Penulis: Eko Darmoko | Editor: Heru Pramono
Seperti halnya saat melawan Kaisar, Great Wall juga berambisi mencuri satu poin dari Tim SAR. Namun, sebelum mewujudkan ambisi ini, Great Wall pun sibuk memoles timnya agar lebih ciamik saat menghadapi Tim SAR.
“Ambisi mencuri satu poin tetap kami usung saat menghadapi Tim SAR. Namun sebelum melakukannya, kami harus membenahi diri dulu. Fisik kami masih buruk, inilah yang akan kami poles jelang laga lawan Tim SAR,” ucap Marthin Setiabudi, pelatih Great Wall, Rabu (19/6/2013).
Di klasemen sementara Divisi II, Great Wall menduduki peringkat tujuh dengan mengumpulkan 19 poin. Great Wall menang enam kali, seri satu kali, dan kalah empat kali. Sedangkan Tim SAR mantap di puncak klasemen dengan raihan 30 poin. Tim SAR hanya satu kali kalah dan sukses memetik kemenangan sepuluh kali.
Bagi Marthin, menghadapi Tim SAR adalah ujian terberat hingga sejauh ini. Selain berpredikat sebagai pemuncak klasemen, Tim SAR juga dihuni segudang pemain yang sudah kenyang pengalaman di orbit LFA Jatim. Sebut saja nama-nama pemain seperti Cahyo Baskoro dan Wahyu ‘Bejo’ Apriyatno, mereka adalah pemain berpengalaman di LFA Jatim.
“Materi pemain Tim SAR sangat bagus dan berpengalaman. Makanya tak heran jika mereka bisa menguasai Divisi II dengan meraih puncak klasemen,” kata Marthin.
Ditambahkan Marthin, meskipun Tim SAR bermaterikan pemain-pemain bagus, namun bukan berarti Great Wall harus menyerah menghadapinya. Great Wall akan memberikan perlawanan terhadap Tim SAR untuk menghambat peroleh poinnya di klasemen sementara.
“Kami akan berjuang sekuat tenaga agar Tim SAR gagal mendapatkan poin sempurna saat melawan Great Wall. Yang jelas kami akan mempersiapkan semuanya secara matang,” imbuh Marthin.