Rabu, 10 Juni 2026

Satu SPBU Tiga Polisi

Biasanya kalau BBM naik masyarakat panik dan berusaha membeli BBM full tangki.

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Adi Agus Santoso
SURYA Online, MALANG - Kepolisian Malang Kota telah menyiapkan personilnya, untuk mengantisipasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dengan menempatkan tiga personel polisi disetiap SPBU.

Kasat Sabhara Polres Malang Kota, AKP Misnan Slamet mengatakan penjagaan dilakukan sesuai jam kerja SPBU. Tiga personil disiagakan menjelang kenaikan harga BBM, yang bisanya terjadi kepanikan di tengah masyarakat. "Biasanya kalau BBM naik masyarakat panik dan berusaha membeli BBM full tangki. Di situ biasanya terjadi antrean panjang, dan rawan keributan," terang Misnan, Selasa (18/6/2013).

Kabag Humas Polres Malang, Ipda Soleh Masudi. Polres Malang menegaskan pihaknya juga akan menjaga SPBU dengan mengerahkan tiga personil. "Saat ini kan belum ada kepastian dari pemerintah. Begitu waktunya ditetapkan, kami segera mengirim anggota kami," tegasnya.

Juru bicara PT Pertamina wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara, Rusman Aji menegaskan PT Pertamina telah mengeluarkan surat edaran, agar setiap SPBU menata tata kelola BBM bersubsidi. Langkah ini untuk mencegah aksi penimbunan BBM.

Surat tersebut juga untuk mencegah antrean masyarakat, menjelang kenaikan harga BBM. Antara lain mewajibkan SPBU tidak tutup selama masa peralihan harga. Dengan catatan selama stok BBM di SPBU tersebut masih ada. "Jangan sampai ada SPBU yang tutup saat malam pergantian harga. Karena kondisi tersebut, bisa memicu kemarahan masyarakat," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved