Mercon Terkait Pilkades
Namun ia tidak menduga ternyata Selasa (18/6/2013) pagi, sebuah mercon berukuran besar teronggok di teras
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Satwika Rumeksa
Rosidi mengaku kalau dirinya merasa tidak mempunyai musuh. Bahkan sehari-hari ia sibuk dengan pekerjaan di PTPN XII Gunung Dampar, Mumbulsari.
Terkait Pilkades, ia merasa pelaksanaan PIlades sudah sesuai peraturan dan prosedur yang berlaku. Pilkades itu dimenangi oleh Kades terpilih Bebet. Selisih suara dengan peraih suara terbanyak kedua mencapai 400 suara.
Meski begitu, ia menceritakan, tiga hari setelah Pilkades ada beberapa orang mendatangi rumahnya. "Kalau tidak salah ada enam orang yang datang ke rumah, itu tiga hari setelah pemilihan," ujar Rosidi Selasa (18/6/2013).
Mereka, kata Rosidi, mengintimidasinya. Mereka mengancam akan melaporkan Rosidi ke pihak berwenang terkait kecurangan Pilkades Kawangrejo.
Namun ancaman itu tidak ia gubris. Bahkan ia menganggapnya selesai, apalagi sesuai aturan jika setelah satu jam paska penetapan pilkades tidak ada komplain, maka hasil Pilkades dianggap sah.
Namun ia tidak menduga ternyata Selasa (18/6/2013) pagi, sebuah mercon berukuran besar teronggok di teras rumahnya.
Sementara itu Kapolsek Mumbulsari AKP M Zuhri mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah keberadaan mercon itu terkait Pilkades. Ia hanya membenarkan kalau ada penemuan bahan peledak di rumah Rosidi.