A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Artis Ully Artha Meninggal Dunia - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 15 September 2014
Surya

Artis Ully Artha Meninggal Dunia

Minggu, 16 Juni 2013 20:35 WIB
Artis Ully Artha Meninggal Dunia
ist
Ully Artha
SURYA Online, JAKARTA - Taruli Artha Sortiana Pangaribuan, atau yang akrab disapa Ully Artha, tutup usia pada Minggu (16/6/2013) pukul 16.45 di ruang ICU RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Ully meninggal di usia 59 tahun, karena penyakit komplikasi yang dideritanya. "Meninggal pada pukul 16.45 tadi," ungkap salah seorang petugas rumah duka.

Jenazah baru tiba di rumah duka RSPAD Gatot Soebroto pukul 18.25 WIB. Petugas belum bisa memastikan, bahwa jenazah akan dimandikan di RSPAD atau di rumah dukanya di kawasan Tanah Abang, Jakarta. "Tergantung keluarganya, apa mau dimandiin di sini atau tidak. Keluarganya masih mengurus surat-suratnya," tambahnnya.

Kabar meninggalnya Ully Artha membuat banyak orang terkaget-kaget. Obrolan bernada tak percaya merebak di Twitter, menanyakan kebenaran kabar tersebut. "Benarkah actress senior kita Uli Artha meninggal dunia? Ada yang bisa kasih jawaban berita ini... Inalillahi...," tulis sebuah akun Twitter.

Aktris kelahiran 17 Oktober 1953 itu, mengawali karier sebagai pemain drama di TVRI tahun 1970-an. Setelah itu, Ully juga pernah menjajal dunia model dan catwalk, namun Ully tetap setia dengan seni peran.

Dengan gelar `Miss Teenager Metropolitan' (1970), membuatnya diincar oleh produser Tati & Son untuk bermain dalam film Tjisadane (1971). Beberapa kali Ully berhasil mendapat nominasi dalam ajang FFI, antara lain "Pengemis dan Tukang Becak" (1979), "Kejarlah Daku Kau Kutangkap" (1986), dan "Potret" (1991).

Namanya semakin dikenal. setelah bermain dalam film "Kembang-Kembang Plastik" (1977) karya Wim Umboh. Dalam film tersebut, Ully berpasangan dengan aktor Roy Marten. Selanjutnya bermain dalam film "Satu Malam Dua Cinta" (1978), "Pengemis dan Tukang Becak" (1979), "Kejarlah Daku Kau Kutangkap" (1985), "Keluarga Markum" (1986), "Siapa Menabur Benci Akan Menuai Bencana" (1988), "Semua Sayang Kamu" (1989), "Turangga" (1990) dan "Potret" (1991).

Setelah industri film Indonesia 'pingsan', Ully bergabung dengan rumah produksi Multivision Plus, SinemArt, maupun MD Entertainment dan telah membintangi banyak sinetron yang cukup sukses. Seperti "Buku Harian" (bersama Elma Theana, Desy Ratnasari dan Didi Petet), "Janjiku" (bersama dengan Paramitha Rusady) dan "Mama", sebuah sinetron komedi situasi yang naskahnya juga ditulis oleh Ully.

Dalam Festival Sinetron Indonesia 1996, namanya masuk dalam unggulan sebagai pemeran utama wanita jenis komedi dalam "Suami-Suami Takut Isteri". Pada tahun sebelumnya, Ully meraih unggulan untuk pemeran pembantu wanita, untuk "Miniseri Pakaian" dan "Kepalsuan" arahan Teguh Karya.

Semakin bertambah usia. tak menghambatnya untuk tetap produktif. Hal ini dibuktikan sendiri dengan membintangi film "Jagad X Code" (2009) dan "Bebek Belur" (2010). Hingga saat ini, pihak keluarga yang masih dirundung duka belum bersedia memberikan keterangan.
Editor: Adi Agus Santoso
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
622812 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas