A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Kapal Express Nyaris Tenggelam - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Surya

Kapal Express Nyaris Tenggelam

Kamis, 13 Juni 2013 21:03 WIB
SURYA Online, SUMENEP - Kapal Express Bahari 3C dari Pelabuhan Kalianget menuju Pulau Kangean, Sumenep, terpaksa harus kembali ke Pelabuhan Kalianget karena nyaris tenggelam setelah dihadang ombak setinggi 3 meter di perairan Kepulauan Ra’as, Kamis (13/6/2013).

"Padahal saat akan berangkat dari Pelabuhan Kalianget, cuaca masih normal dan tidak ada himbauan apapun BMKG Kalianget. Karena cuacanya tenang, anginpun tidak ada,” papar Manager PT Sakti Inti Makmur (SIM), Operator Kapal Express Bahari 3C, Barata Kurniawan.

Menurut Barata, terjangan ombak keras terjadi setelah kapalnya memasuki perairan Pulau Ra’as dan cuaca tiba-tiba berubah buruk dengan ketinggian gelombang sekitar 3 meter.
      
"Kita tidak memaksakan melanjutkan perjalanan karena justru lebih membahayakan, mengingat cuaca benar-benar ekstrim. Akhirnya demi keselamatan penumpang, nahkoda memilih untuk kembali ke Kalianget," imbuhnya.

Maulana Mahfud (31) salah satu penumpang asal Kecamatan Arjasa, Kepulauan Kangean, Sumenep, mengaku sangat kecewa karena bukan hanya cuaca, melainkan penumpang kapal melebihi kapasitas sehingga  ketika dihantam ombak, penumpang merasa ketakutan dan membuat kondisi kapal tidak seimbang.

“Saya kira ini bukan faktor alam semata, melainkan pihak manajemen kapal yang tidak beres karena penumpangnya over,” terang Maulana Mahfud.

Hal yang sama juga dikatakan Sulastri (45), pegawai Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertran) Provinsi Jawa Timur yang hendak melakukan kunjungan kerja ke Pulau Kangean. Ia mengaku sempat terjungkal dalam kapal saat air laut menerobos masuk ke dalam kapal.
Penulis: Moh Rivai
Editor: Wahjoe Harjanto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
619482 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas