Sabtu, 22 November 2014
Surya

Wali Kota Madiun: Gak Ada Kaitannya dengan Pilwali

Jumat, 7 Juni 2013 19:34 WIB

SURYA Online, MADIUN-Wali Kota Madiun Bambang Irianto menegaskan, pelaksanaan mutasi pejabat di Pemkot Madiun tak ada sangkut-pautnya dengan rencana pilwali Madiun, Agustus 2013 mendatang.

Menurutnya, mutasi ini sebagai penyegaran biasa dan mengganti pejabat yang pensiun.

"Ini kan menganti yang pensiun, nggak ada yang istimewa kok. Iki gak enek kaitane karo Pilwali," ujarnya dihadapan sejumlah wartawan.

Ia katakan, landasan dia melakukan mutasi sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku dan mutasi itu atas hasil evaluasi dan menejemen yang dilakukan oleh pihak kepegawaian atau badan pertimbangan jabatan dan pangkat (baperjakat).

"Baperjakat punya kewenangan untuk melakukan evaluasi dan saya hanya menandatangani saja,” katanya.

Sebanyak 108 PNS eselon III, IV, V, pengawas sekolah, kepala sekolah dan direksi BUMD dimutasi. Mutasi tersebut berdasarkan surat keputusan Wali Kota Madiun nomor 821.2-401.205/38,40,41/K/2013 tentang pengangkatan pegawai negri sipil dalam jabatan struktural, pengawas sekolah dan kepala sekolah dan nomor 539-401.205/39/K/2013 tentang pengangkatan direktur utama perusahaan daerah BPR BD Kota Madiun.

Padahal sesuai surat edaran Mendagri Nomor 800/5335 SJ tertanggal 27 Desember 2012, tentang pelaksanaan mutasi pejabat struktural menjelang pemilukada kepala daerah dan wakil kepala daerah. Jelang pemilihan kepala daerah dilarang dilakukan mutasi.
Penulis: Imam Hidayat
Editor: Satwika Rumeksa

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas