PILGUB JATIM

Warga Muhammadiyah Dilarang Golput

pilgub jatim 29 agustus 2013, Warga Muhammadiyah Dilarang Golput

SURYA Online, SURABAYA  - Warga Muhammadiyah di Jatim dilarang golput alias tidak memilih dapat pemilihan gubernur (Pilgub) 2013. Larangan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin.

Menurut Din, pihaknya mendorong semua warga Muhammadiyah untuk menggunakan dan melaksanakan hak pilihnya dalam setiap gawe demokrasi yang digelar, baik Pilgub Jatim 2013, Pemilu Legislatif maupun Pemilu Presiden 2014 nanti. Dengan memilih salah satu kandidat, hal itu merupakan bentuk pendidikan politik yang baik di Indonesia.

“Terkait siapa calon dan tokoh yang akan dipilih, harus sesuai pilihan hati nurani masing-masing dan tidak boleh dipaksa,” tegasnya kepada wartawan, Kamis (6/6/2013) , di Kantor PW Muhammadiyah Jatim.

Sebagai ormas, Muhammadiyah, kata Din tidak akan masuk ke dalam area dukung-mendukung pasangan calon gubernur manapun. Hal ini sesuai khittah yang diugemi Muhammadiyah untuk netral dengan membebaskan pilihan warganya sesuai dengan hati nurani masing-masing.

"Khittah Muhammadiyah sangat jelas dan tegas, yakni tak mau terjebak dalam kekuasaan politik tertentu,” tandasnya.

Khusus pelaksanaan Pilgub Jatim yang digelar 29 Agustus nanti, Din berharap akan berjalan lancar, aman, tertib dan terpilih tokoh yang mampu membawa kedamaian, kemajuan serta kesejahteraan rakyat. Hal itu dinilai penting, karena Jatim merupakan provinsi terpenting dan menjadi barometer di Indonesia.

“Makanya kita berharap pemimpin yang terpilih dalam Pilgub Jatim adalah yang terbaik dan benar-benar dapat menjalankan amanat rakyat,” imbuh tokoh kelahiran Sumbawa Besar, 31 Agustus 1958 ini.

Terkait kedatangan Cagub yang diusung PDIP Bambang DH ke kantor PW Muhammadiyah beberapa waktu lalu, Din mengaku tidak mempermasalahkannya. Karena dalam pertemuan antara Bambang dan pengurus PW Muhammadiyah Jatim tidak ada poin dan kesepakatan mendukung calon tertentu.

“Siapa saja yang mau silaturahmi, berdiskusi dan berkomunikasi dengan Muhammadiyah Jatim untuk kepentingan masyarakat kami persilakan,” tukasnya.

Penulis: Mujib Anwar
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help