Minggu, 26 April 2015

573 Pokmas Penerima Dana Hibah Diajari Membuat Laporan

Kamis, 6 Juni 2013 19:30

Asisten III Sekkota (membidangi administrasi umum) Sirabaya, M Taswin mengatakan, hibah yang diberikan Pemkot Surabaya merupakan program untuk menunjang percepatan pembangunan sesuai dengan prioritas kebijakan Pemkot. Dana hibah itu juga menjadi stimulan untuk dapat merangsang tumbuhnya swadaya masyarakat dan stakeholder agar bisa lebih berperan dalam pembangunan di Kota Surabaya.

Dalam APBD murni tahun 2013, menurut Taswin, terdapat 1.501 usulan belanja hibah daerah kepada kelompok masyarakat yang telah tercantum dalam APBD untuk direalisasikan anggaran hibah sekitar Rp 47,157 miliar.

"Hingga 27 Mei 2013, sudah dicairkan dana hibah untuk 573 usulan Pokmas dengan  dana terealisasi sebesar Rp 17,920 Miliar," ucap Taswin, Kamis (6/6/2013).

Namun, yang memprihatinkan, kata Taswin, pada tahun 2012 lalu masih ada beberapa penerima hibah yang belum bisa menyelesaikan pertanggungjawaban.

"Makanya, sosialisasi laporan dana Hibah Pokmas ini dimaksudkan agar penerima hibah memahami tata cara penyusunan dan pelaporan penggunaan hibah," ucap Taswin.

Taswin berharap agar belanja hibah daerah tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Penerima hibah diimbau untuk memerhatikan terkait pertanggungjawaban penggunaan harus sesuai dengan peruntukan.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2012 penerima hibah bertanggung jawab secara formal dan material atas penggunaan dana hibah yang diterimanya.

Halaman123
Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Parmin
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas