• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 22 Oktober 2014
Surya

Fisika ITS Sepi Peminat

Senin, 3 Juni 2013 18:50 WIB
SURYA Online, SURABAYA – Lima hari menjelang ditutup, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) masih sepi peminat. Jumlah pendaftar yang masuk hingga Senin pukul 12.00 WIB ada 20.214 orang.

Terdiri dari 8.922 pendaftar program sains dan teknologi (saintek), 7.503 pendaftar program sosial humaniora (soshum) dan 3.789 pendaftar program campuran. Jumlah pendaftar ini diperkirakan tidak sesuai target panitia.

Sebelumnya panitia lokal (panlok) Surabaya menarget mampu menjaring sekitar 40.000 pendaftar.

Koordinator Humas SBMPTN Panlok Surabaya Ismaini Zain mengatakan, turunnya peminat ini dimungkinkan karena kuota untuk SBMPTN yang tahun 2012 lalu masih bernama SNMPTN ini turun.

Jika sebelumnya kuota tes tulis ini 50 persen, kali ini hanya 30 persen untuk ITS dan Unesa. Sedangkan Unair hanya menerima 15 persen dari total mahasiswa baru yang diterima.

”Target 40.000 pendaftar itu kan mengacu tahun sebelumnya. Kalau sekarang tidak sampai ya lumrah karena memang kuotanya sedikit, dan siswanya sudah banyak yang masuk di SNMPTN,”kata Dosen Statistika ITS saat ditemui surya.co.id di Sekretariat SBMPTN Gedung Robotika ITS, Senin (3/6/2013).

Dari 20.214 pendaftar itu kebanyakan berjejalan di jurusan-juruan favorit. Seperti ITS, jurusan yang paling banyak diminati tetap Teknik Informatika, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Industri dan Teknik Kimia.

Ismaini memperkirakan tingginya peminat jurusan-jurusan ini selain kualitasnya bagus, prospek kerja menjanjikan, juga keberhasilan promosi.
Dia mencontohkan Jurusan Teknik Mesin ITS yang berhasil memuat mobil Sapu Angin yang menjadi langganan juara Asia.

”Dari prestasi-prestasi inilah akjhirnya melekat di mata masyarakat sehingga ketika maih sekolah pun mereka sudah mengidam-idamkan jurusan ini,”katanya.

Sedang jurusan yang kurang peminat dimungkinkan karena jurusan ini belum banyak dikenal. Hingga H-5 sebelum pendaftaran ditutup, jurusan di ITS yang kurang peminatnya adalah jurusan Fisika, Biologi, Transportasi Laut, Program Double Degree, Geomatika, Geofisika, Sistem Perkapalan, Teknik Perkapalan, Kimia, dan Teknik Kelautan.

Khusus untuk program double degree, minimnya peminat dimungkinkan karena biaya kuliah di program ini cukup mahal yakni Rp 19,7 juta per semester.

”Tapi kebanyakan calon pendaftar itu kurang tahu profil dari masing-masing jurusan. Mereka hanya tahu jurusan-jurusan yang populis saja,” katanya.

Ismaini menyarankan kepada calon pendaftar untuk melihat profil jurusan sebelum memilihnya.

Di ITS, profil masing-masing jurusan sudah ada di website. Di website ITS diuraikan profil lulusan, prospek kerja, kurikulum, bidang studi dan riset.

Humas ITS Bekti Cahyo Hidayanto mengungkapkan, jurusan-jurusan yang sepi pemintanya itu tidak kalah dengan jurusan lainnya.

Dia mencontohkan jurusan Transportasi Laut yang baru dibuka dua tahun ini. Salah satu jurusan di Fakultas Teknologi Kelautan memiliki peluang kerja yang sangat luas di sektor pemerintahan, bisnis, ESDM, BUMN, BUMD, indutri pelayaran keagenan hingga forwerding.      

”Jurusan ini juga menjalin kerjasama dengan Universitas di Belanda,”terangnya.

Pendaftaran SBMPTN akan ditutup pada 7 Juni 2013. Saat ini panitia masih membuka pendaftaran via online. Sementara pembayarannya bisa dilakukan di seluruh kantor Bank Mandiri maupun via ATM.
Penulis: Musahadah
Editor: Parmin
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
605192 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas