Persela Wajib Sapu Bersih Semua Peluang
Kemenangan 3-0 di kandang Persita Tangerang menjadi ilham penting bagi Persela Lamongan untuk mengulanginya lagi
Penulis: Eko Darmoko | Editor: Heru Pramono
Demi mengulang pesta seperti saat Persela membantai Persita serta mengulang kesuksesan MU mempermalukan PBR, Persela dituntut bermain ciamik, khususnya di sektor depan. Mesin-mesin gol Persela, Mario Costas dan Samsul Arif, diharapkan mampu memanfaatkan peluang yang didapat secara sempurna. Tentunya peran Costas dan Samsul harus didukung rekan-rekan setimnya.
Berkaca di laga terakhir Persela saat menjamu Persegres Gresik United yang berakhir damai 0-0, Laskar Joko Tingkir Persela mendapatkan banyak peluang di sepanjang pertandingan. Namun saying, servis penyelesaian akhir yang kurang sempurna membuat Persela gagal membobol gawang Persegres yang dikawal Hery Prasetya.
“Banyak peluang (saat lawan Persegres) namun kami kurang beruntung dan belum bisa memanfaatkan setiap peluang. Ke depan kami harus bisa memanfaatkan semua peluang,” ucap Didik Ludiyanto, pelatih caretaker Persela, kepada Surya, Minggu (2/6/2013).
Menurut Didik, kelemahan finishing memang masalah krusial yang kini tengah melanda Laskar Joko Tingkir. Akibat belum sempurnanya finishing ini, kini Persela masih mengemas 29 gol dari 21 pertandingan. Jumlah gol yang dicetak Persela ke gawang lawan ini juga sama dengan jumlah gol yang membobol gawang Persela, yakni sama-sama 29 gol.
Sedangkan di klasemen sementara Liga Super Indonesia (LSI), Persela kini masih tercecer di peringkat 12 dengan raihan 24 poin. Hasil ini dipetik Gustavo Lopez dkk dari enam kali menang, enam kali seri, dan sembilan kali kalah.
“Sebelum lawan PBR (Sabtu, 8/6/2013) kami masih punya waktu untuk persiapan. Waktu inilah yang kami manfaatkan untuk membenahi semua kekurangan. Kami akan benahi kekurangan ini secara bersama-sama,” pungkas Didik.