Berita Tulungagung

Pentas Wayang Potehi Bertabur Hadiah Tiap Hari Tetap Sepi

Jika beruntung, pemenang undian bisa mendapatkan sekardus minuman atau makanan ringan.

Pentas Wayang Potehi Bertabur Hadiah Tiap Hari Tetap Sepi
surya/yul
Bocah-bocah jadi tertarik menonton wayang Potehi, terutama karena menunggu pengundian kupon berhadiah sekardus minuman atau makanan ringan.

SURYA Online, TULUNGAGUNG - "Pengumuman! Yang belum mendapatkan kupon segera menghubungi panitia. Kupon tinggal sedikit, sudah terjual 300 lembar," kata Sutarto menjelang pertunjukan wayang Potehi di Kelenteng Tri Dharma Tjoe Tik Kiong, Tulungagung, Minggu (2/6/2013).

Sutarto, dalang wayang Potehi yang Jawa tulen itu, sedang berkelakar pada penonton. Alih-alih penontonnya ratusan, seni klasik China ini paling banter penontonnya belasan orang.

Alih-alih kuponnya laku dijual, pertunjukan wayang itu digratiskan sepenuhnya. Justru pihak Kelenteng yang menyediakan ongkos lebih, bukan cuma untuk biaya sound system, honor dalang dan pengrawitnya --pemain siter, asisten dalang, penabuh kentongan, penabuh ketipung, dll-- tetapi juga untuk hadiahnya.

Hadiah utamanya bukan ecek-ecek. Kadang sepeda motor, kulkas, kipas angin, handphone, kompor gas dan aneka barang cukup berharga lainnya.

"Kalau sore begini hadiahnya minuman atau makanan kecil. Nah, kalau malam hadiahnya yang mahal-mahal," kata Ibrahim (Sie Dyang Ren), penonton paling sepuh sore ini.

Ibrahim mengaku hampir saban hari menonton Potehi, sore maupun malam. Saban hari pula dia mengambil kupon yang diundi dalang di sela-sela pementasan.

"Tapi saya belum pernah dapat motor atau hadiah utama lainnya," kata Ibrahim tertawa, jadi kelihatan gigi ompongnya.

Ibrahim terlahir dari ayah dan ibu yang Tionghoa tulen. Ia bisa sedikit-sedikit berbahasa Mandarin. "Tapi kakek saya Jawa," ujarnya.

Tionghoa blesteran seperti Ibrahim bercampur baur dengan penonton Tionghoa tulen maupun Jawa tulen, baik anak kecil maupun dewasa,  sambil menunggu dalang mengundi hadiah.

Jika sesi undian dimulai, mereka tampak tekun memegang erat kupon masing-masing sambil berharap nomornya dibacakan dalang.

Jika beruntung, pemenang undian bisa mendapatkan sekardus minuman atau makanan ringan.

Seorang penonton bahkan bisa memiliki 3 kupon. Peluang menangnya besar. Ibrahim, misalnya, pegang kupon bernomor 174, 122, 98. Tapi hingga pertunjukan hampir usai, ketiga nomor kuponnya tak satu pun yang nyanthol. "Pas ndak rezeki," kata Ibrahim, tertawa ngakak

Penulis: Yuli
Editor: Satwika Rumeksa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved