• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Surya

Tiga Jurusan di Unesa Tak Terisi Penuh

Senin, 27 Mei 2013 22:04 WIB
Tiga Jurusan di Unesa Tak Terisi Penuh
foto/ist
ilustrasi
SURYA Online, SURABAYA – Hasil seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri  (SNMPTN) resmi diumumkan via online Senin pukul 16.00 WIB.

Di Universias Negeri Surabaya (Unesa), ada tiga jurusan yang tidak memenuhi kuota. Ketiga jurusan itu adalah Pendidikan Bahasa Jerman, Pendidikan Tata Niaga, serta Sastra Jerman.

Dari kuota 15 di jurusan Sastra Jerman hanya ada 12 pendaftar. Sementara Pendidikan Tata Niaga ada 16 pendaftar dari 43 kursi yang disediakan. Dan Pendidikan Bahasa Jerman ada 21 pendaftar dari 25 kursi.

Kepala Humas Unesa Suyatno mengakui data tersebut. "Intinya kami bisa melampaui karena dari kuota SNMPTN 2.410 jumlah pendaftarnya mencapai 41.072. Hanya ada tiga jurusan itu yang tidak memenuhi kuota,"terangnya.

Kuota yang belum terpenuhi di tiga jurusan ini akan diberikan untuk Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) yang saat ini dalam proses pendaftaran.

Berbagai reaksi ditunjukkan para pendaftar. Seperti Berli Arfani, siswa SMAN 2 Surabaya yang langsung sujud syukur begitu diterima di Jurusan Pendidikan Dokter, Unair. Remaja 17 tahun ini juga tak bisa membendung air matanya. ”Saya senang, terharu, bahagia. Pokoknya tidak bisa digambarkan dengan kata-kata,”katanya.

Kegembiraan Berli beralasan karena untuk bisa masuk ke Pendidikan Dokter Unair dia harus bersaing dengan 525 peserta lainnya. Dari 526 peserta tersebut hanya akan diambil 41 pendaftar. Itu artinya, satu pendaftar harus mampu mengalahkan puluhan pendaftar lainnya.

Ketua Pusat Informasi dan Humas Unair Bagus Ani Putra menjelaskan peminat kedokteran paling besar. Diikuti jurusan manajemen, farmasi, akuntansi, dan kesehatan masyarkaat.

Di SNMPTN ini Unair telah memenuhi kuota yang ditentukan yakni 2.534 atau 50 persen dari total daya tampung di Unair (5.065 kursi). Kuota ini diperebutkan 39.514 pendaftar yang 7.605 di antaranya pendaftar bidik misi.

Dari 2.534 daya tampung itu, sebanyak 464 akan diisi dari penerima beasiswa bidik misi. ”Kalau diprosentase, keketatan SNMPTN di Unair itu sekitar satu banding 15 atau 6,51 persen,”terangnya.  

Keketatan serupa juga terjadi di ITS. Kampus yang terletak di kawasan Sukolilo ini telah memenuhi kuota 1.737 yang ditentukan. Dari jumlah tersebut 329 dipenuhi dari pendaftar bidik misi.

Humas SNMPTN dari ITS Ismaini Zain memastikan tidak akan ada daftar tunggu (waiting list). ”Kami tidak pernah ada cadangan. Pengalaman sebelumnya 100 persen mendaftar ke kami,”tegas Ismaini.
Penulis: Musahadah
Editor: Parmin
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
595032 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas