A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Spesialis Curanmor Ditembak Kedua Kakinya - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 28 Juli 2014
Surya

Spesialis Curanmor Ditembak Kedua Kakinya

Minggu, 26 Mei 2013 22:20 WIB
SURYA Online, GRESIK - Baidowi alias Tohir alias Amrin (35), warga Dusun Sadahlaok, Desa Tambak, Kecamatan Galis, Bangkalan, Madura, ditembak kedua betisnya karena mencoba kabur saat akan ditangkap petugas Satuan reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik, Minggu (26/5/2013).

Hasil penangkapan tersangka Baidowi berasal dari kasus pencurian motor Yamaha Mio, nomor polisi W 6363 JC, yang dilakukan Baidowi dan Zaenal di depan Depot Satrio, Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar pada Desember 2010.

Dalam aksi pencurian tersebut, Baidowi dengan Zainal keliling kota Gresik. Zainal yang mengendarai motor, Baidowi yang dibonceng. Saat ada sasaran Baidowi langsung turun dari motor dan langsung mengambil motor sasaran menggunakan kunci T yang sudah disiapkan. Dalam hitungan detik motor korban sudah bisa dibawa kabur.

"Hanya 2 menit motor sudah saya bawa kabur," kata Baidowi saat di Mapolres Gresik.

Naasnya, setelah mencuri motor Yamaha Mio W 6353 JC, milik Nur Khuzaimah (25), warga Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Zainal mengalami kecelakaan di Jl KH Syafi'i dekat Terminal Bunder, Gresik, saat kabur meninggalkan motor hasil curiannya. Kartu Tanda Penduduk (KTP) Zainal terjatuh di sekitar kejadian kecelakaan. Dari data tersebut Zainal dan Baidowi dikejar ke Madura, ternyata Baidowi menghilang, sehingga Polisi hanya menangkap Zainal.

Dari keterangan Zainal dan pengembangan pencarian anggota Satreskrim Polres Gresik, Baidowi berhasil ditangkap saat akan kembali melakukan pencurian di wilayah Kota Gresik.

"Saat akan mengambil motor di wilayah Kota Gresik ia tepergok oleh anggota, saat akan melarikan diri Baidowi langsung diberi tembakan peringatan, karena masih nekat melarikan diri langsung ditembak kedua kakinya di bagian betis," kata Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Muhamad Nur Hidayat, melalui Kanit Idik I, Satreskrim Polres Gresik Ipda I Made Yogi Pusura Utama.

Dari pengakuan Baidowi di Mapolres Gresik, ia sudah melakukan kejahatan pencurian motor sebanyak lima kali. Dua kali di wilayah Kota Gresik, dua kali di wilayah Polsek Manyar, dan sekali di wilayah humum Polsek Menganti.

"Hasil curian motor langsung dijual dengan harga murah, untuk motor Yamaha Mio hanya Rp 2 juta sampai Rp 3 juta. Baru dibagi dua orang, terkadang dibagi tiga orang. Satu orang yang bekerja mengawasi lingkungan sekitar saat akan mencuri motor," kata Baidowi.

Baidowi mengaku melakukan aksi itu karena habis cerai dengan istri, sehingga menanggung merawat tiga anak. "Hasil uang untuk senang-senang dan kebutuhan anak-anak," jelas Baidowi.
Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas