SMS Segera Punah Digusur Internet Messaging
Informa memprediksi pengguna smartphone akan mengirimkan 41 miliar pesan instan berbasis internet tahun ini
Penulis: Satwika Rumeksa | Editor: Satwika Rumeksa
Tanda-tanda SMS bakal punah, pengguna internet messaging kini melampaui pemakai SMS yang berjaya selama 20 tahun belakangan ini.
Unggulan layanan pesan BlackBerry, BlackBerry Messenger, akan segera menjadi aplikasi terbaru Google dan pengguna smartphone Apple mengirim pesan melalui koneksi internet dan menghindari biaya SMS yang dibebankan oleh operator telepon.
Kedatangan BlackBerry Messenger bisa menjadi paku di peti mati bagi SMS. Perusahaan riset Informa melaporkan pesan instan lebih populer daripada pesan SMS untuk pertama kalinya tahun lalu, dan cenderung lebih dari dua kali lipat tahun ini.
Layanan Short Message missives, lebih dikenal sebagai pesan SMS, telah menjadi metode standar pengiriman teks antara telepon selular selama 20 tahun.
Meskipun konsep di balik SMS dikembangkan pada tahun 1984, pesan pertama, "Merry Christmas", tidak dikirim sampai bulan Desember 1992. Layanan ini telah ditambahkan ke ponsel Nokia pada tahun 1993 dan dengan cepat melesat.
Namun SMS telah memenuhi tantangan serius baru dari aplikasi pesan instan gratis seperti WhatsApp dan Apple iMessage.
Sementara layanan baru membiarkan pengguna bertukar teks pantartelepon, melalui koneksi internet, menghindari biaya operator layanan juga memungkinkan pengguna untuk bertukar foto, video dan mengirim pesan grup.
Informa memprediksi pengguna smartphone akan mengirimkan 41 miliar pesan instan berbasis internet tahun ini, meningkat menjadi 50 miliar pada 2014. Sebaliknya, pengguna ponsel hanya mengirim 21 miliar pesan SMS pada tahun depan.
BlackBerry mengumumkan rencananya untuk meluncurkan BBM di Apple dan Google smartphone musim dingin ini di konferensi BlackBerry ahunan di Florida.
Kendati demikian SMS masih meraup banyak untung. Dikutip dari PhoneArena, Selasa (30/4/2013), penelitian Financial Times mencatat, pendapatan operator untuk pengiriman SMS masih berkisar antara 120 miliar dolar AS untuk tahun ini.
Aplikasi instant messaging memang terus menunjukan tren peningkatan yang sangat signifikan. Beberapa aplikasi instant messaging yang kini banyak digemari orang contohnya seperti, WhatsApp, Line, Yahoo Messenger, Twitter, dll.(news.com)