PILGUB JATIM

Pakde Minta Parpol Pengusung KarSa Tanggalkan Bendera

Pakde Minta Parpol Pengusung KarSa Tanggalkan Bendera

Pakde Minta Parpol Pengusung KarSa Tanggalkan Bendera
surya/mujib anwar
Pakde pamer slogan, Minggu (26/05/2013).
SURYA Online, SURABAYA - Bakal Cagub Soekarwo minta partai politik (parpol) yang mengusung pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf menanggalkan bendera parpol. Pasalnya dalam Pemilukada, yang dipilih masyarakat bukan partai, tapi figur orang alias personality-nya.

"Makanya sementara tanggalkan bendera partai, karena yang dibutuhkan masyarakat adalah kesejahteraan," ujarnya, dalam Kumpul Bareng KarSa bersama 32 partai pengusung dan 1.100 tim pemenangan se-Jatim, Minggu (26/52013) di Hotel Utami, Juanda.

Acara tersebut dihadiri oleh semua pimpinan 32 partai pengusung KarSa yang terdiri dari 10 partai parlemen dan 22 partai nonparlemen, serta elemen pendukung KarSa dari masyarakat.

Menurut Pakde Karwo, karena yang dipilih bukan partai dan personality calon, maka dalam mengampanyekan pasangan KarSa, dirinya minta tim kampanye di seluruh Jatim, menggunakan cara yang santun dan materi yang diangkat benar-benar dapat menjawab permasalahan yang dihadapi masyarakat.

"Ibaratnya jualan, kalau menjual nangka, yang dijual bukan nagkanya, tapi kripik nangka dan seterusnya. Kalau pisang, yang dijual sele dan seterusnya," jelas orang nomor satu di Jatim tersebut.

Hal terpenting lainnya, proses Pilgub Jatim juga diharapkan tidak hanya menjadi panggung kontestasi politik, tapi yang lebih penting adalah menjadikannya sebagai panggung untuk mencapai kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Jatim.

Untuk itu, Pakde Karwo minta kepada semua partai pengusung untuk menghilangkan budaya tanding. Yang harus diutamakan bagaimana mengedepankan semangat demokrasi dalam bingkai musyawarah mufakat.
Karena yang dibutuhkan masyarakat saat ini kedamaian, ketentraman, dan kesejahteraan.

"Masyarakat sudah bosan dengan pertikaian para elit politik yang sering dipertontonkan. Yang masyarakat butuhkan adalah bagaimana menjadi lebih mandiri dan sejahtera," tegasnya.

Bakal Cagub Saifullah Yusuf menegaskan tidak ada alasan bagi parpol di Jatim untuk tidak mendukung Pakde Karwo dalam Pilgub Jatim 2013. Hal itu dibuktikan, dengan mayoritas partai yang kompak mendukung KarSa.

"Ada Golkar, PKNU, PPP, Gerindra, PAN, PKS, dan seterusnya. Mereka semua kumpul di sini dalam sebuah kebersamaan bukti bahwa mengusung Pakde Karwo jadi Gubernur adalah kepentingan semua partai," tegasnya.

Selain itu, lanjut Gus Ipul, ada tiga hal penting lain  mengapa tidak ada alasan untuk tidak mendukung Pakde Karwo. Pertama, stabilitas politik sangat terjaga. Kedua, stabilitas ekonomi terus tumbuh dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat, sehingga saat ini Jatim menjadi provinsi nomor satu di Indonesia. Ketiga, antara Gubernur dan Wakil Gubernur kompak.

"Kalau bedanya sebenarnya banyak, tapi tetap kompak. Ibaratnya, Pak Gubernur penyanyi dan saya (Wagub) sebagai backing vokal," tegas Gus Ipul.

Untuk itu, dirinya minta kepada semua tim pemenangan KarSa menyampaikan hal itu kepada seluruh masyarakat Jatim yang ada di 38 kabupatan/kota.

"Sampaikan kepada rakyat Jawa Timur, bahwa memang tidak ada alasan untuk tidak memilih Pakde Karwo dalam Pilgub yang digelar 29 Agustus nanti," tandas Gus Ipul.

Penulis: Mujib Anwar
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help