A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Ramadhani Peraih Nilai Unas Tertinggi Ketiga Jatim Jurusan IPA Suka Game - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 31 Juli 2014
Surya

Ramadhani Peraih Nilai Unas Tertinggi Ketiga Jatim Jurusan IPA Suka Game

Jumat, 24 Mei 2013 19:56 WIB
SURYA Online, MOJOKERTO - Siswa ini boleh jadi bulan-bulanan karena kerap diakali teman-temannya di SMAN 1 Sooko, Kabupaten Mojokerto. Namun soal pelajaran dan menyelesaikan soal, Muhammad  Thohirin Ramadhani jagonya. Bahkan karena karakternya yang baik, Ramadhani kerap membantu rekan-rekannya menyelesaikan soal.

Saat ini, siswa yang mengimpikan jadi dokter ini malah meraih peringkat tiga besar peraih nilai Unas tertinggi tingkat Jatim. Wajahnya yang innocent dengan suara cadelnya, Ramadhani memang dikenal polos. Meski sebenarnya dia jago IT. Ramadhani juga betah hingga tiga jam main game online.

Siswa yang tinggal di Desa Gempolkerep, Kecamatan Gedek, Kabupaten Mojokerto ini, tampak memang culun. Wajahnya yang imut (terkesan culun), memang tak menampakkan bahwa dialah peraih nilai Unas tertinggi di daerahnya dan peringkat tiga peraih Unas tertinggi Jatim.

"Ya nggak nyangka. Aku hanya berusaha yang penting nilai biologi, kimia dan bahasa Inggris harus yang terbaik. Aku mengimpikan masuk Kedokteran," ungkap Ramadahi yang menunggu SNMPTN Kedoketeran Unej saat dihadirkan di sekolah, Jumat (24/5/2013).

Tidak hanya Ramadhani sendiri yang tak percaya atas raihan nilainya. Sejumlah guru juga tak yakin bahwa siswanya itu masuk tiga besar Jatim. Suwarsih, guru matmatika Ramadhani melihat memang anaknya tekun dan rajin. Bahkan Saiti, guru Kimia Ramadahni, melihat siswa ini begitu kuatnya rasa sosialnya.

"Tak ada kesan sombong pada anak ini. Anaknya memang cerdas tapi menengan," kata Saiti yang bangga melihat nilai Ramadahni 10,00 untuk Kimia.

Namun di balik wajah culun dan menengannya Ramadhani, dia justru dikenal jago game online. Saat ditemui, anak pertama dari dua bersaudara ini mengaku sangat menggandrungi  anime (komik Jepang) online. Komik seperti Naruto kerap dibaca tuntas di online.

"Saya biasa main game online. Saat ujian dan Unas, aku kurangi. Begitu habis Unas, aku habiskan waktuku game online. Bisa melebihi waktu ngegame hari biasa. Saya biasa ngegame sampai tiga jam sehari. Game online menuntut kita krratif," aku siswa yang lahir 7 Februari 1995 ini.

Bagi putra pasangan Budi Sudarpo (guru SMP) dan Kodriah (guru SLB) ini, belajar mempersiapkan diri untuk Unas harus sejak dini. Dia juga harus mengikuti bimbingan belajar karena kebutuhan. Sejak kelas dua, siswa ini masuk bimbel. "Habis Magrib, saya belajar. Setelahnya ngenet," kata Ramadhani yang aktif di ekstra Soolo Computer School (SCS).

Kini, Ramadhani tinggal menunggu pengumuman SNMPTN (tanpa tes) di Kedokteran Unej. Baginya, terbaik berapa pun selama tak masuk kedokteran terasa tak berarti. "Mudah-mudahan saya diterima saat pengumuman 28 Mei besok," ucapnya.
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Satwika Rumeksa
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas