Surya/

PILGUB JATIM

Black Campaign Tak Pengaruhi Elektabilitas KarSa

Black Campaign Tak Pengaruhi Elektabilitas KarSa

SURYAOnline, SURABAYA – Upaya bakal cagub Khofifah Indar Parawansa dan tim suksesnya yang terus menyerang pasangan tertentu dengan black campaign tidak akan berpengaruh signifikan terhadap elektabilitas pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa), selaku incumbent.

Demikian disampaikan President Director Proximity: Lembaga research, strategy and political consulting Whima Edy N, Jumat (24/5/2013).

Menurut Whima, strategi black campaign saat ini kurang disukai oleh masyarakat. Dari situ, dirinya yakin upaya massif yang dilakukan bakal pasangan Khofifah-Herman menggunakan cara tersebut tidak akan efektif. Termasuk upaya menginternalisasi isu dugaan kecurangan Pilgub 2008. Yang terjadi, strategi yang dipakai malah menguntungkan pasangan KarSa dan bisa menyerang balik yang menggunakan isu tersebut.

“Penyebabnya, masyarakat saat ini sudah cerdas dalam menentukan pilihan. Masyarakat bisa lebih merasa simpatik kepada calon yang santun komunikasinya dan tidak menggebu-gebu menyerang calon lain," ujarnya, kepada Surya oline.

Whima mencontohkan, pada 2008 lalu, pasangan Khofifah-Mudjiono sebenarnya sudah menggunakan dan memainkan isu black campaign terkait kecurangan yang dilakukan KarSa dalam Pilgub putaran kedua. Tapi yang terjadi sebaliknya, masyarakat Madura malah jadi simpatik ke KarSa dan memilih pasangan yang diusung Partai Demokrat dan PAN tersebut.

Selain itu, berdasar research yang dilakukan Proximity, sampai saat ini popularitas dan elektabilitas KarSa, lanjut Whima masih unggul dibanding dua pasangan lainnya. Bahkan untuk Khofifah trend elektabilitasnya sedikit menurun. “Penyebabnya, kenapa strategi yang dipakai dengan terus-terusan menyerang lawan," tegas Whima.

Pada sisi lain, Proximity juga menyoroti dukungan ganda dua parpol nonparlemen, Partai Kedaulatan dan PPNUI. Menurut Whima, jika Khofifah-Herman gagal lolos karena terganjal masalah dukungan parpol yang minimal 15 persen, maka KarSa akan dirugikan. Masyarakat akan beranggapan yang menjegal Khofifah-Herman adalah pesaing kuatnya, dalam hal ini KarSa.

“Makanya akan lebih fair dan elegan, jika KarSa menang dimana Khofifah ikut bertanding dalam Pilgub 2013," imbuhnya, mengingatkan.

Penulis: Mujib Anwar
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help