Selasa, 9 Juni 2026

Bupati Gresik Sidak Dispendukcapil, Diduga Ada Pungli

"Bayar berapa?," tanya Sambari. "Tidak bayar Pak," ucap Lina sambil pergi meninggalkan kantor Dispendukcapil.

Tayang:
Penulis: Sugiyono | Editor: Satwika Rumeksa
SURYA Online, GRESIK - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, inspeksi mendadak (Sidak), ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Gresik, untuk mengetahui dugaan pungutan liar (pungli) pengurusan akte kelahiran dan pembuatan E-KTP, Kamis (23/5/2013).

Sebelum menemui Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Sambari langsung mendatangi loket pengurusan akte kelahiran dan pengurusan E-KTP. Warga yang datang ke Kantor Dispendukcapil, ditanyai satu persatu. "Sudah lama antre-nya?," tanya Sambari, ke Rahmad, warga asal Menganti, Gresik, yang mengurus akte Kelahiran anak pertamanya.

"Belum pak, baru lima menit, tadi sudah dipanggil dan menyerahkan blanko," ujar Rahmad.

Lalu Sambari bertanya pada seorang lagi yang usai mengambil legalisir akte kelahiran. "Sudah selesai urusannya?," tanya Bupati kepada Lina, warga Desa Randuagung yang sudah selesai mengambil akte kelahiran. "Sudah selesai Pak, hanya tinggal mengambil," jawabnya.

"Bayar berapa?," tanya Sambari. "Tidak bayar Pak," ucap Lina sambil pergi meninggalkan kantor Dispendukcapil.

Setelah dilaksanakan sidak langsung, bisa disimpulan bahwa di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil tidak ada pungutan sepeserpun.

"Kami menyarankan warga yang mengurus dokumen kependudukan agar mengurus langsung ke kantor Dispendukcapil, jangan menitipkan ke orang lain," ujar Sambari

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved