Rabu, 10 Juni 2026

Warga Panik Elpiji, Disperindag Santai

Menurutnya, kelangkaan elpiji kemasan 3 kg sangat mengganggu rutinitas rumah tangga.

Tayang:
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Satwika Rumeksa
SURYA Online, BANGKALAN - Kelangkaan gas elpiji kemasan 3 Kg membuat warga Bangkalan panik. Namun, tidak dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (disperindag) Kabupaten Bangkalan.

"Hanya keterlambatan pengiriman. Sekarang sudah normal dan lancar," ungkap Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Bangkalan, Ilyas, Senin (20/5/2013).

Apa yang disampaikan Ilyas merupakan hasil pantauan pihaknya di lapangan. "Sehari memang sempat terjadi kelangkaan karena terkendala transportasi pengiriman," jelasnya.

Sementara kenyataan di lapangan, M Soleh (37), warga Kecamatan Burneh harus keliling kota karena di kampungnya, keberadaan elpiji 3 kg sulit ditemukan.

"Sejak pagi saya sudah keliling. Tapi hingga sore ini belum juga menemukan (elpiji 3 kg)," tuturnya kepada Surya Online.

Menurutnya, kelangkaan elpiji kemasan 3 kg sangat mengganggu rutinitas rumah tangga. "Resah karena di rumah ada bayi. Untuk memasak juga bingung," tandasnya.

Kepala Disperindag Nawawi mengatakan, kelangkaan elpiji kemasan 3 kg juga disebabkan banyaknya masyarakat pengguna elpiji kemasan 12 kg beralih ke elpiji kemasan 3 kg. "Memang lebih ekonomis," singkatnya.

Pantuan Surya di lapangan, harga elpiji kemasan 3 kg sudah menembus Rp 18 ribu kg. "Kami harap tidak ada penimbunan oleh pihak distributor," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved