Mapala PTMSI Bagi-bagi Bibit Pohon ke Warga Malang
Mapala PTMSI Bagi-bagi Bibit Pohon ke Warga Malang
Penulis: David Yohanes | Editor: Parmin
Para aktivis ini membagikan benih pohon ke setiap pengguna jalan. Antara lain bibit pohon sengon,trembesi, dan buah-buahan. Menurut koordinator aksi, Sori Affandi Siregar, ada sekurangnya 400 bibit yang dibagikan.
“Kami berharap bibit yang kami bagikan segera ditanam. Karena lingkungan Malang telah rusak dan suhu terus mengalami kenaikan,” ujarnya.
Sori menyebut, sungai-sungai di Malang saat ini dipenuhi tumpukan sampah. Belum lagi limbah industri yang juga dibuang begitu saja ke dalam aliran sungai. “Sungai di sekitar Gadang itu yang paling parah kondisinya,” ungkapnya.
Sementara di Kota Batu kebijakan pemerintah daerah mengembangkan pariwisata turut merusak lahan konservasi. Padahal seharusnya pengembangan pariwisata berjalan bersama proses konservasi.
“Wilayah Batu selama ini menyumbangkan sumber air yang mengalir ke Brantas. Namun, saat ini jumlahnya terus menurun,” tambah Sori.
Aktivis Mapala PTMSI juga menanam berbagai bibit pohon di sejumlah titik di Malang Raya. Antara lain di kawasan Lembah Kera di Pagak sampai Goa Jepang di Donomulyo. Total hampir 4.000 bibit pohon yang ditanam dan juga dibagikan itu.
Aksi membagi dan menanam bibit pohon ini merupakan rangkaian jambore Mapala PTMSI pada 13 – 20 Mei di Universitas Muhammadiyah Malang yang diiukuti sedikitnya 30 Mapala.