Polytron Yakin Bisa Bersaing di Industri Ponsel
Pada 2011, mereka baru meluncurkan sejumlah produk ponsel, untuk melengkapi produk-produk lainnya seperti televisi dan aneka home appliances.
Penulis: Eben Haezer Panca | Editor: Titis Jati Permata
Namun di industri telepon seluler, pabrikan tersebut masih dianggap sebagai pemain baru.
Pada 2011, mereka baru meluncurkan sejumlah produk ponsel, untuk melengkapi produk-produk lainnya seperti televisi dan aneka home appliances.
Untuk merebut “kue” dari persaingan industri ponsel, sejak enam bulan lalu Polytron bekerjasama dengan distributor ponsel, Erajaya.
“Sejak kerjasama dengan Erajaya dibentuk, penjualan ponsel Polytron semakin bagus. Apalagi mereka kan punya banyak store,” kata Public Relations and Marketing Event Manager PT Hartono Istana Teknologi (Polytron), Santo Kadarusman saat ditemui SURYA Online di sela-sela ajang Lomba Cipta Elektronik Nasional di Gedung Robotika ITS Surabaya, Sabtu (18/5/2013).
Santo mengatakan, saat ini Polytron memiliki sembilan tipe ponsel pintar berbasis android dan 25 jenis featured phone.
Penjualan keduanya masih diklaim seimbang. Namun demikian perusahaan berusaha untuk akan lebih menggenjot pasar smartphone mengingat pasarnya yang kian tumbuh.
Tak hanya itu, perusahaan juga berencana meluncurkan tablet pada semester kedua tahun ini.
Terkait penguasaan pasar atau market share, diakui Santo bahwa saat ini Polytron masih belum bisa menembus angka dua digit.
Meski demikian, ditargetkan pada tahun depan bisa terserap market share sebanyak 10 persen.
“Kalau soal berapa total penjualan, saya tidak bisa membocorkannya,” pungkasnya.