Kamis, 11 Juni 2026

Pengusaha Blusukan Kampung Cari Warga Sakit

Kampung Bogorame yang ada di wilayah RT 1 RW 3 Kelurahan Bulak, Kecamatan Bulak, Sabtu (18/5/2013) pagi terlihat berbeda.

Tayang:
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Heru Pramono

SURYA Online, SURABAYA - Kampung Bogorame yang ada di wilayah RT 1 RW 3 Kelurahan Bulak, Kecamatan Bulak, Sabtu (18/5/2013) pagi terlihat berbeda. Ada serombongan orang yang tampil necis, berjalan masuk ke gang-gang kampung.

Diantara mereka, tampak Liem Ou Yen, Ketua Paguyuban Masyarakat Tionghoa Indonesia (PMTI) Surabaya dan beberapa pengusaha Tionghoa. Seperti Soeharsa Muliabarata, Eddyanto Condro Tansil, dan Budiman Wahyudi. Di gang-gang itu, mereka melihat kondisi kampung yang lumayan padat.

Di beberapa rumah, menemukan warga yang sedang sakit. Diantaranya Ny Anik Sundari (53). Dia terlihat duduk lemah di kursi roda berjemur sinar matahari di teras rumahnya.

"Kenapa ini bu. Kalau sudah ada kursi roda, silakan datang ke balai RW untuk diperiksa secara umum. Gratis," kata Liem Ou Yen.

Sulaiman, suami Anik Sundari mengatakan, bila istrinya itu sudah tujuh bulan ini terserang stroke setelah  jatuh dari kamar mandi.

"Tapi sebelumnya juga menderita mioma di kandungan. Sudah dua kali operasi, tumor di kandungannya sampai seberat 4 kg 2 ons," jelas Sulaiman.

Selain Anik Sundari, ada juga warga yang sakit komplikasi, Sutinah (70), tak jauh dari rumah Anik. Liem Ou Yen dan Soeharsa juga menengok dan membawa dokter umum untuk memeriksa Sutinah.

"Mak sudah sering diperiksa, tapi tidak ada perubahan," kata Ana, anak Sutinah. Tak hanya dua, mereka juga bertemu beberapa lansia dan anak-anak yang tidak dalam kondisi sehat. Menurut Saiful Anam, wakil Ketua RW III kelurahan Bulak, mayoritas warga kampung Bogorame adalah kalangan menengah kebawah.

"Mereka yang usianya diatas 40 tahun, kondisinya juga banyak keluhan. Selain yang sakit kronis, juga ada yang asam urat dan darah tinggi. Mayoritas dua penyakit itu," jelas Saiful.

Kedatangan para pengusaha itu sendiri, merupakan bagian dari kegiatan bakti sosial dalam melakukan pengobatan gratis di balai RW III.

"Informasinya banyak warga disini yang memerlukan obat-obatan gratis karena banyak keluhan. Jumlahnya juga banyak, sehingga kami gelar disini sekarang," kata Liem Ou Yen, yang juga penasehat dari Yayasan dan Klinik Abdi Husada Utama, Mulyorejo.

Di balai RW III kelurahan Bulak sendiri, terlihat banyak yang datang.  Mereka datang dalam berbagai kondisi. Menurut dr Jimmy, salah satu dokter umum yang melayani pemeriksaan, mereka menyediakan paket obat-obatan dan bingkisan sebanyak 250 paket.

"Informasi awal, warga sekitar sini yang dalam kondisi kurang sehat fisiknya sekitar itu," jelasnya.

Hingga siang, dr Jimmy menyebutkan mayoritas yang periksa, mengeluhkan rasa nyeri dipersendian. Beberapa diantaranya malah ada yang sudah menderita stroke.

"Untuk yang stroke, ada beberapa langkah yang harus dilakukan selain pengobatan, salah satunya dengan terapi," jelas dr Jimmy.

Para pengusaha yang hadir pun mengaku, sangat menikmati kegiatan ini.

"Saya merasa mendapatkan sesuatu yang beda, dengan masuk-masuk ke kampung seperti ini bisa bertemu warga seperti ini," komentar Soeharsa, yang sehari-hari bergerak di bidang produksi walet itu.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved