Pengunjung Perpustakaan Mastrip Turun
Animo masyarakat untuk membaca buku turun drastis. Setidaknya, ini terlihat dari jumlah pengunjung Perpustakaan Mastrip cenderung turun.
Penulis: Sutono | Editor: Heru Pramono
Kepala Perpustakaan Mastrip, Rudy Bakhtiar, mengungkapkan, berdasarkan data, pada 2012, total jumlah pengunjung Perpustakaan Mastrip mencapai 73.230 orang.
Terdiri dari 862 anak TK, 8.161 siswa SD, 5121 siswa SMP dan 19.322 siswa SMA. Serta 26.035 mahasiswa dan 13.729 masyarakat umum. Namun untuk tahun 2013, sampai April jumlah pengunjungnya baru 24.788 orang.
Terdiri dari 297 siswa TK, 1.955 siswa SD, 1.859 siswa SMP dan 6.528 siswa SMA. Lalu 9.849 mahasiswa dan 4.290 masyarakat umum. Data bulanan setahun terakhir memperkuat penurunan itu.
Pada Januari tahun ini, jumlah pengunjung hanya 5.458. Lalu Februari 5.233 pengunjung, Maret 5.336 orang, dan April 6.570 orang pengunjung.
Jumlah itu turun drastis dibanding bulan yang sama tahun lalu. Pada Januari 2012, pengunjung sebanyak 8.426 orang. Lalu Februari 7.348 orang, Maret 7.909 orang dan April 6.762 orang.
"Pengunjung perpustakaan memang fluktuatif, tidak mesti terus naik setiap tahunnya. Guna meningkatkan jumlah pengunjung, pelayanan di perpustakaan terus kita perbaiki,” kata Rudy Bakhtiar, Sabtu (18/5/2013).
Sekarang ini, sambung Rudy Bakhtiar, pihaknya melakukan sejumlah terobosan. Diantaranya dengan mewujudkan buku seusai keinginan pengunjung dengan terus menambah koleksi.
“Sehingga sekarang ini, semua buku baru bahkan best seller sudah tersedia di perpustaan paling lambat enam bulan setelah diluncurkan. Saat ini diperpustakaan sudah ada 12.694 judul dengan 25.304 eksemplar,“ bebernya.
Cara lain untuk menggerakkan pengunjung perpustakaan adalah dengan memberikan kartu tanda anggota gratis. Memberikan layanan sampai malam hari, yakni hingga pukul 20.00 WIB.
Selain itu, juga meningkatkan jumlah dan jenis buku bacaan anak anak. Menerima kunjungan dari berbagai sekolah, serta memberikan rasa aman dan nyaman.
“Misalnya dengan menyediakan fasilitas WIFI dan free hotspot area guna memudahkan pengunjung yang ingin mengakses internet,” paparnya. Tak terkecuali, pihaknya juga terus meningkatkan kualitas pelayanan.
Dan ini, katanya sudah ada dampak positifnya. “Hasil survei indeks kepuasan masyarakat 2012 kita memperoleh skor 77,32. Itu meningkat 1,01 dari 2011 yang nilainya 76,31,” paparnya.