Koki Kecil Belajar Membuat Sushi
Koki Kecil Belajar Membuat Sushi
Tayang:
Penulis: Marta Nurfaidah | Editor: Parmin
SURYA Online, SURABAYA - Hansel Einstein (11) dan Faradillah (9) sudah biasa makan sushi dan tempura. Mereka suka karena sajiannya yang unik dan memakai bahan nasi putih. Ya, sushi memang satu dari sekian banyak makanan tradisional Jepang. Tetapi, untuk membuatnya mungkin mereka belum pernah sama sekali.
Nah, melalui program Life Club dari lembaga kursus Bahasa Inggris EF, mereka bersama 19 teman lainnya belajar mengenal perlengkapan dan bahan makanan untuk membuat sushi. “Nggak terlalu susah membuatnya,” ujar Faradillah.
“Iya, ini membuat tempura dengan melilit udang goreng memakai nori,” kata Hansel.
Baik Faradillah yang sekarang bersekolah di kelas III SDN Kaliasin I dan Hansel yang merahasiakan tempat sekolahnya bersenang-senang dengan segala macam bahan makanan di hadapan mereka. Seperti seporsi kecil nasi putih, stik ayam goreng, sumpit, makisu atau bambu untuk membuat sushi roll, kacang mete, mayonais, bawang putih goreng, dan telur ikan (tobiko).
Sebelumnya, Arista Megawati selaku Operational Manager Sushi Tei Tunjungan Plaza 4 lantai 5, memberi penjelasan kepada mereka. “Do you know what it is ? (Kalian tahu apa ini?)” tanya Arista dalam Bahasa Inggris, Kamis (16/5/2013).
Semua anak laki-laki dan perempuan diam sembari duduk membentuk huruf U. Beberapa tersenyum tersipu. “Come on! Don’t be shy! (Ayo! Jangan malu!)” seru Arista kembali.
Selama 15 menit, Arista memberi pengarahan kepada 21 siswa lembaga kursus Bahasa Inggris EF usia enam hingga 10 tahun dalam bahasa Inggris. Pertama, dia menjelaskan tentang tempat makan dimana dia bekerja, dilanjutkan dengan jenis makanan tradisional Jepang, dan cara membuat sushi.
“Kami selalu mengajak siswa belajar hal baru di luar kelas sembari mempraktikkan Bahasa Inggris,” terang Samantha Morris, guru mereka yang mendampingi dari EF. Selain membuat sushi, kerap juga mereka praktik membuat cokelat atau menghias telur di Hari Paskah.
Nah, melalui program Life Club dari lembaga kursus Bahasa Inggris EF, mereka bersama 19 teman lainnya belajar mengenal perlengkapan dan bahan makanan untuk membuat sushi. “Nggak terlalu susah membuatnya,” ujar Faradillah.
“Iya, ini membuat tempura dengan melilit udang goreng memakai nori,” kata Hansel.
Baik Faradillah yang sekarang bersekolah di kelas III SDN Kaliasin I dan Hansel yang merahasiakan tempat sekolahnya bersenang-senang dengan segala macam bahan makanan di hadapan mereka. Seperti seporsi kecil nasi putih, stik ayam goreng, sumpit, makisu atau bambu untuk membuat sushi roll, kacang mete, mayonais, bawang putih goreng, dan telur ikan (tobiko).
Sebelumnya, Arista Megawati selaku Operational Manager Sushi Tei Tunjungan Plaza 4 lantai 5, memberi penjelasan kepada mereka. “Do you know what it is ? (Kalian tahu apa ini?)” tanya Arista dalam Bahasa Inggris, Kamis (16/5/2013).
Semua anak laki-laki dan perempuan diam sembari duduk membentuk huruf U. Beberapa tersenyum tersipu. “Come on! Don’t be shy! (Ayo! Jangan malu!)” seru Arista kembali.
Selama 15 menit, Arista memberi pengarahan kepada 21 siswa lembaga kursus Bahasa Inggris EF usia enam hingga 10 tahun dalam bahasa Inggris. Pertama, dia menjelaskan tentang tempat makan dimana dia bekerja, dilanjutkan dengan jenis makanan tradisional Jepang, dan cara membuat sushi.
“Kami selalu mengajak siswa belajar hal baru di luar kelas sembari mempraktikkan Bahasa Inggris,” terang Samantha Morris, guru mereka yang mendampingi dari EF. Selain membuat sushi, kerap juga mereka praktik membuat cokelat atau menghias telur di Hari Paskah.
KOMENTAR