PILGUB JATIM
Kader PDIP Diminta Pasang Bendera Perang
Kader PDIP Diminta Pasang Bendera Perang
Penulis: Mujib Anwar | Editor: Parmin
Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Ali Mudji, sesepuh PDIP Jatim L Soepomo, caleg dan pengurus DPC serta PAC PDIP di Surabaya. Ketua dan Sekretaris DPD PDIP Jatim Sirmadji dan Kusnadi tak tampak batang hidungnya.
Menurut Bambang, dengan tagline "I Like Bambang-Said" dan "Jempol" sebagai simbol perjuangan, pihaknya berharap akan lebih cepat dikenal dan diidentifikasi oleh masyarakat Jatim.
”Dengan begitu dalam Pilgub nanti, masyarakat tidak akan keliru dalam memilih pemimpin. Jangan sampai memilih kucing dalam karung,” tegasnya.
Untuk menandai tagline dan slogan kampanye untuk pemenangan pasangan Bambang-Said, keduanya menyematkan kaos bergambar jempol dengan tulisan "I Like Bambang-Said" kepada perwakilan sejumlah masyarakat. Mulai pemilih pemula, perwakilan pemilih per daerah pemilihan di Surabaya, guru, sopir, pengajar PAUD, pemilik salon kencantikan, dan pasukan kuning. Burung merpati sebagai simbol perdamaian juga ikut dilepaskan.
Dalam kesempatan yang sama, Bambang yang juga Wakil Wali Kota Surabaya ini minta semua kader dan pengurus PDIP se-Jatim memasang bendera partai di rumahnya masing-masing. Pemasangan bendera tersebut untuk menumbuhkan semangat di internal kader dan simpatisan PDIP sekaligus sebagai simbol dan bentuk perlawanan dan perang terhadap pasangan incumbent Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa).
”Makanya sejak hari ini, bendera perang tersebut harus dipasang. Tak hanya bendera, posko Jempol juga harus dibuka,” tandas Cagub yang maju sebagai Caleg DPRD Jatim dari daerah pemilihan I (Surabaya-Sidoarjo) ini.