Body Painting ala Mahasiswa Tata Rias Unesa
Mulai Rumput Melingkar hingga Andik Vermansyah
Mulai Rumput Melingkar hingga Andik Vermansyah, Body Painting ala Mahasiswa Tata Rias Unesa
Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Parmin
Pemandangan tak biasa ini sontak membuat pengunjung mal kaget. “Lho ada suporter Persebaya,” kata seorang pengunjung. Mereka tambah kaget ketika irama musik khas suporter ini dikumandangkan. Sejumlah orang dengan balutan khas warna hijau Persebaya pun mendominasi di atas panggung.
Beberapa body painting tampil di dalam ajang Gelar Karya Tata Rias ala mahasiswi S1 Unesa jurusan Tata Rias angkatan 2009.
Body painting ala suporter dan permainan bola tampil mengambil tema The Immortal Power of Green Force, karya Astin Ike Ardila, mahasiswi semester akhir.
Sembilan tema lainnya, seperti, Sura dan Baya, Memory of Cak Durasim, Story of Red Bridge Surabaya, Landscape of Tanjung Perak, Monumen Kapal Selam, The Georgeous of Kya-kya, Glowing with Go Green, Sparkling of Kensu, dan Surabaya Undercover ikut meramaikan ajang ini. “Total ada 10 tema,” kata Astin juga ketua panitia kegiatan.
The Immortal Power of Green Force mengenakan motif cukup beragam, mulai rumput lapangan hingga Andik Vermansyah, pemain bola. Tak ketinggalan pula bola yang dibentuk dalam rok menggembung.
Uniknya ratusan model yang dilukis ini cukup memukau perhatian pengunjung karena hampir keseluruhan tubuhnya penuh dengan cat lukis.