A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Film Ken Dedes, Indie Kolosal Pertama - Surya
Jumat, 28 November 2014
Surya

Film Ken Dedes, Indie Kolosal Pertama

Minggu, 12 Mei 2013 20:23 WIB

SURYA Online, MALANG - Arek-arek Malang berhasil membuat sebuah film indie kolosal pertama di Indonesia, dengan judul "Ken Dedes Sang Prajnaparamitha".

Film yang diproduksi Paradise Film dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Malang, mengisahkan tentang kehidupan Mpu Purwa membesarkan Ken Dedes yang menurunkan raja raja di Jawa.

Syuting dimulai pertengahan Maret 2013, berlokasi di sejumlah tempat di Malang Raya. "Sebenarnya film ini akan ditayangkan saat ulang tahun Kota Malang ke-99 lalu. Tapi penggarapannya molor,” ungkap disainer produksi dan script writer, Randy Wishnu, Minggu (12/5/2013).

Randy memaparkan, film berdurasi 39 menit ini berkisah tentang perjuangan Mpu Purwo dan istrinya, dalam membesarkan Ken Dedes yang lahir di Pulau Madura. Atas petunjuk yang Kuasa, keduanya diperintahkan membawa Ken Dedes ke Gunung Arjuno. Selama mengasuh itulah,  pasutri ini mendidik Ken Dedes dengan tata krama dan hal-hal tentang kebaikan. "Penekanan ceritanya tentang nilai-nilai luhur, yang diajarkan Mpu Purwa kepada Ken Dedes," sambungnya.

Film yang menggunakan setting abad ke-12, melibatkan 50 pemain dan 40 awak produksi yang berasal dari enam komunitas yang ada di Malang Raya.

Untuk pemain, dari komunitas teater dan Persatuan Artis Sinetron (Parsi) Jatim. Sementara awak produksi dari komunitas film yang banyak tumbuh di Malang. "Selama ini, belum ada yang membuat film indie secara kolosal. Film Ken Dedes menjadi yang pertama,” ungkapnya.

Film ini sempat diputar saat Festival 1000 Topeng, di Perpustakaan Kota Malang, 29 April 2013. Namun hingga ini film ini masih menunggu diputar secara besar-besaran. "Rencananya memang ada re-launching. Tapi jadwalnya kami masih menunggu," tandas Rendy.
Penulis: David Yohanes
Editor: Adi Agus Santoso

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas