• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 24 Oktober 2014
Surya

Target Pembagian e-KTP Molor

Kamis, 9 Mei 2013 17:39 WIB
SURYA Online, SIDOARJO-Target penyelesaian e-KTP pada Mei 2013 di Sidoarjo ternyata masih menyisakan 250.000 buah yang belum bisa dibagikan ke masyarakat akibat belum dikirim dari pusat.

Kepala Bidang (Kabid) Penyelenggaraan Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil), Sulistyanto, e-KTP yang sudah dikirim dari pusat langsung didistribusikan melalui kecamatan.

Dari pihak kecamatan kemudian memberi surat panggilan melalui desa untuk mengambil e-KTP di kecamatan. "Memang target kami Mei sudah tuntas semuanya. Tapi apa boleh buat karena belum dikirim dari pusat," kata Sulistyanto, Kamis (9/5/2013).

Menurutnya, perekaman data e-KTP sudah selesai sejak 2011 lalu dan kini tinggal menunggu e-KTP jadi saja. Program e-KTP Sidoarjo lebih dulu dibanding Surabaya atau daerah lain. Bahkan Sidoarjo saat itu sebagai pilot project e-KTP di Indonesia. "Yang jelas pekerjaan perekaman sudah selesai, tinggal menunggu saja hasilnya," jelasnya.

Untuk perekaman susulan, masih menunggu giliran karena masih dalam  proses. Hingga saat ini, semua perekaman e-KTP yang dilakukan sampai akhir 2011 lalu sudah selesai hampir 85 persen. Jumlah wajib e-KTP  sampai akhir tahun 2011 sebanyak 1.163.200 jiwa dan target pemerintah pusat 1.250.000 jiwa yang harus dipenuhi di Sidoarjo. Bahkan, sampai saat ini perekaman E-KTP baru mencapai 1.170.000 jiwa.

"Itu sudah termasuk perekaman susulan yang sudah kita kirim ke pusat, " ujarnya.

Jumlah penduduk di Sidoarjo sampai September 2012 sebesar 2.042.942 jiwa. Rinciannya penduduk laki-laki sebanyak 1.028.913 dan perempuan 1.013.131 jiwa. Program E-KTP sendiri dilakukan di Sidoarjo sejak Oktober 2011 dan selesai April 2012. Bagi warga yang belummerekam E-KTP tetap akan dilayani. Sedangkan E-KTP yang sudah dibagikan kebanyakan milik warga yang bermukim di pinggiran Sidoarjo. Seperti, Kecamatan Sukodono, Taman dan sekitarnya.

Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo, Mundzir Dwi Ilmiawan, menjelaskan lambatnya pemberian e-KTP kepada masyarakat bukan salah Pemkab Sidoarjo. Proyek itu adalah proyek pusat sehingga Sidoarjo tinggal menerima saja. "Target Mei selesai sih bagus. Tapi yang menjadi catatan kenapa pemerintah pusat belum mengirim," terangnya.

Politisi PDIP ini mengakui, sejak awal persiapan yang dilakukan penyelenggara e-KTP kurang maksimal. Seperti, wilayah padat penduduk hanya disediakan tiga alat perekam sehingga kecepatan dalam bekerja kurang maksimal. Itupun terkadang ada kerusakan sehingga harus menunggu perbaikan.

"Cepat dan tidaknya pembagian akhirnya tergantung dari data yang dimasukkan. Logikanya Sidoarjo lebih dulu sehingga jadinya ya harus cepat," tegasnya
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Satwika Rumeksa
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
571922 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas