• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Surya

Cabup Nyono Terkaya, Incumben Widjono Termiskin

Rabu, 8 Mei 2013 13:54 WIB
SURYA Online, JOMBANG–Nyono Suharli, salah satu dari tiga calon bupati (cabup) yang akan bertarung dalam Pilbup Jombang 5 Juni mendatang, ternyata paling tajir dibanding dua cabup lainnya.
    
Cabup Nyono yang berpasangan dengan Cawabup Mundjidah Wahab dan diusung gabungan Partai Golkar, PPP, PKS, dan Partai Demokrat itu membukukan kekayaan total senilai Rp 11,2 miliar plus USD 40.000.
       
Total kekayaan Nyono itu jauh melampaui dua cabup lainnya, Cabup Munir Alfanani dan Cabup Widjono Soeparno. Cabup Munir Alfanani yang berpasangan dengan Wiwik Nuriati (diusung PKB dan PKPI) memiliki kekayaan senilai Rp 1,9 miliar.
       
Sedangkan Cabup Widjono di urutan ketiga atau termiskin di antara tiga cabup. Widjono yang nota bene incumbent karena kini masih menjabat Wabup Jombang, ‘hanya’ memiliki harta Rp 1,05 miliar. Widjono dalam pilbup kali ini berduet dengan Sumrambah, adik kandung Bupati Suyanto
       
Data kekayaan ini mengacu Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan semua calon ke KPK, dan salinannya diberikan kepada KPU Jombang.
    
“Publik berhak tahu atas harta kekayaan para cabup dan cawabup, makanya sekarang kita sampaikan,” kata Komisioner KPU Jombang Muhaimin Shofi, Rabu (8/4/2013).
    
Sedangkan untuk kekayaan cawabup, Mundjidah Wahab sebagai terkaya. Pasangan Nyono yang juga anggota DPRD Jatim ini memiliki harta Rp 4,4 miliar. Sehingga jika ditotal, kekayaan duet Nyono-Mundjidah Rp 16 miliar, tetap yang terkaya ketimbang dua pasangan lainnya.
    
Rangking kedua untuk kekayaan cawabup adalah Sumrambah. Anggota DPRD Jatim ini memiliki harta Rp 1,2 miliar. Di urutan buncit adalah Cawabup Wiwik Nuriati.
       
Mantan istri Bupati Suyanto ini di luar dugaan hanya memiliki kekayaan Rp 576 juta. Padahal, dia sempat selama tujuh tahun mendampingi Bupati Suyanto sebagai perempuan nomor satu di Jombang, sebelum dicerai Suyanto 2011 lalu.
    
Khusus kekayaan Nyono, ternyata meningkat drastis dibanding saat maju sebagai Cabup 2008 lalu. Kala itu, harta kekayaannya Rp 5,5 miliar, dan berada di urutan dua. Kalah dengan kekayaan incumbent yang sekaligus pemenang pilbup, Suyanto, senilai Rp 6,4 miliar.
    
Harta Mundjidah juga mengalami peningkatan drastis selama lima tahun terakhir. Pada LHKPN yang disampaikannya Mei 2008, hartanya hanya Rp 309 juta. Kini jadi Rp 4,4 miliar.
    
Selain harta Wiwik, kekayaan Cabup Widjono juga mengherankan. Saat mendaftar secagai cawabup 2008 lalu, hartanya Rp 1,2 miliar. Lalu pada November 2011, naik Rp 1,3 miliar. Tapi pada Februari 2013 turun tinggal Rp 1,05 miliar.
 
Khusus untuk harta Sumrambah ini KPU tak ada punya perbandingan dengan harta sebelumnya. Sebab, data yang dimiliki KPU Jombang sebatas LHKPN yang terakhir. “Untuk Sumrambah yang kami punya hanya ini, jadi kita tidak tahu soal LHKPN sebelumnya,” tegas Muhaimin Shofi.
       
Padahal sebagai anggota DPRD Jatim yang menjabat sejak 2009, seharusnya Sumrambah yang juga Ketua DPC PDIP Jombang ini sudah pernah menyerahkan LHKPN di saat awal menjabat.
       
Penulis: Sutono
Editor: Satwika Rumeksa
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
570052 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas