A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Bea Siswa UIN Maliki Macet - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 31 Juli 2014
Surya

Bea Siswa UIN Maliki Macet

Rabu, 8 Mei 2013 22:07 WIB
SURYA Online, MALANG – Wawik Adipin, mahasiswa penerima beasiswa bidik misi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang mengaku, sudah empat bulan ini bea siswa belum keluar.

“Kalau hari Senin dan Kamis saya puasa. Bisa makan sehari sekali saja sudah untung,” kata Wawik yang kuliah di jurusan Bahasa dan Sastra Arab UIN Maliki, Rabu (8/5/2013).

Bukan hanya Wawik saja, 326 mahasiswa penerima bea siswa bidik misi harus banting tulang untuk menutupi kebutuhan hidup dan kuliah.

“Teman-teman lain banyak yang sudah diusir dan menumpang di mana-mana, karena tidak bisa bayar kos lagi,” tandasnya.

Dewan Pertimbangan KBMB UIN Maliki, Naghfir, menyatakan, seluruh mahasiswa bidik misi UIN Maliki sudah hampir putus asa.

Bahkan ada empat orang mahasiswa bidik misi UIN Maliki yang belum menerima beasiswa sebesar Rp 600.000 perbulan ini selama setahun penuh.

Menanggapi keluhan mahasiswa, Kepala Humas UIN Maliki Drs Yahya MA mengatakan, keterlambatan pengiriman beasiswa dari Kementerian Agama (Kemenag) ke rekening mahasiswa karena pengajuan dana Kemenang untuk pembiayaan perguruan tinggi masih diberi tanda bintang oleh DPR RI.

Yahya menggarisbawahi jika UIN Maliki tidak bisa menalangi pemberian dana bidik misi karena UIN Maliki tidak mempunyai dana talangan kampus, karena beasiswa bidik misi, murni dicairkan oleh Kemenang.

“Sebenarnya bisa saja kami menalangi. Tapi nanti malah disikapi penggelapan oleh mahasiswa lain, seperti kasus masjid kampus, yang padahal bukan penggelapan,” ungkapnya.
Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Wahjoe Harjanto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas