Bandara Juanda Siap Operasional 24 Jam
Bandara Juanda Siap Operasional 24 Jam
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
Hal itu diungkapkan M Asrori, Aviation Marketing Group
Head kantor pusat Angkasa Pura Airport, usai pertemuan Airlines
Gathering 2013 di ballroom Hotel Sheraton, Surabaya, Rabu (8/5/2013).
"Kami sudah siap semua. Tinggal menunggu airlines yang mengurus slot untuk mengisi empat jam yang kosong," jelas Asrori.
Lebih lanjut, Asrori menjelaskan, sebenarnya penambahan waktu
operasional ini merupakan permintaan banyak pihak. Tidak hanya airlines
dan bandara, tapi juga penumpang. Selama ini, bila ada tambahan
penumpang, hanya diberlakukan extra flight. Sementara kebutuhan akan
penerbangan, sangat tinggi. Oleh karena itu, diharapkan bisa efektif
bila dilakukan secara reguler.
Dalam pertemuan bersama airlines itu, pihak Bandara Internasional Juanda
menunjukkan adanya target-target dan fasilitas yang disiapkan untuk
mendukung pengisian slot yang masih kosong.
Juga data arus lalu lintas pesawat yang rata-rata per hari mencapai 379
penerbangan baik keberangkatan maupun kedatangan. Jam paling padat,
untuk keberangkatan ada pada pukul 06.00 WIB sebanyak 17 kali. Kemudian
untuk kedatangan, paling padat pada pukul 17.00 WIB, mencapai 20 kali.
Sementara jam yang masih kosong, ada pada pukul 24.00 WIB hingga 04.00
WIB. "Jam yang masih kosong inilah yang kami tawarkan ke airline untuk
mengisinya. Mungkin bisa dengan menambah atau mengurangi yang di bagian
waktu-waktu padatnya," lanjut Asrori.
Bagi Bandara Internasional Juanda, ada keuntungan dibukanya
operasional 24 jam ini. Di antaranya bisa mengurangi keramaian di waktu
yang sibuk. "Jadi penumpang bisa lebih terbagi," tambah General Manager
Bandara Internasional Juanda, Trikora Harjo. Trikora juga menyatakan
bila bandara Juanda sudah siap dalam membuka operasional hingga 24 jam.
Soal penambahan biaya operasional, bila ada airlines yang operasional
juga di waktu-waktu itu, tentunya bisa mengisi biaya tersebut. "Makanya
itu, saat ini kami pertemukan para airlines untuk menemukan kata sepakat
dan siap mengisi slot-slot yang kosong. Sehingga kami tidak sia-sia
operasional 24 jam," jelas Trikora.
Sayangnya, Asrori maupun Trikora belum bisa menentukan kapan operasional
24 jam ini mulai. Pihaknya mengaku masih terus melakukan
koordinasi dengan berbagai stakeholder yang bergerak di bandara.
Soal fasilitas, dipastikan Bandara Junada sudah siap melayani penumpang
di waktu dini hari. Apalagi saat ini sudah ada hotel bandara Ibis yanag
sudah operasional sejak 1 Mei lalu.
Apa kendalanya sehingga waktu pelaksanaannya yang belum pasti, Trikora
menyebut tentang personel atau sumber daya manusia (SDM). "Ini yang juga
kami siapkan, tapi memang masih proses. Kalau sudah siap, tentunya bisa
langsung operasional 24 jam, kami harapkan secepatnya," tandas mantan
Komandan Lanal Pontianak itu.